110 Orang Terjaring Razia  PSBB di Sidoarjo, Jalani Sanksi Nyanyi dan Bersihkan Mapolresta.

  • Whatsapp

Oleh Tama

SIDOARJO,AMUNISI – Razia gabungan TNI,Polri dan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo berhasil amankan ratusan pelangga PSBB.

Penindakan dan sanksi terhadap pelanggar untuk memberikan efek jera kepada warga, yang tidak mentaati peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua tersebut, yang terjaring razia hingga Minggu dini hari tersebut menjalani sanksi sosial, menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan menyapu di sekitaran dapur umum yang ada di Polresta Sidoarjo,Minggu (17/5/2020).

Ratusan pelanggar PSBB yang terjaring razia jam malam menerima sanksi di Mapolresta Sidoarjo

“Para pelanggar ini adalah 110 orang yang terjaring dalam razia gabungan Sabtu (16/5/20) malam, mereka melanggar pemberlakuan jam malam PSBB,” ujar Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito.

Selanjutnya oleh petugas gabungan di bawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk dilakukan pemeriksaan, pendataan dan menjalani rapid test yang hasilnya semua non reaktif.

Agar mereka tidak mengulangi lagi pelanggaran PSBB. Sesuai dengan sanksi pelanggaran PSBB tahap dua yang ada di dalam Peraturan Bupati Sidoarjo, tentang perubahan kedua pelaksanaan PSBB dalam penanganan Virus Corona. Esok harinya pelanggar harus menjalankan sanksi sosial.

Dengan mengenakan rompi oranye bertuliskan Pelanggar PSBB, pelanggaran satu kali menyapu di Mapolresta Sidoarjo atau tempat lainnya. Kemudian pelanggaran kedua kali, akan dikenai sanksi sosial kerja sosial di dapur umum hingga ikut memakamkan jenazah korban Covid-19,terang Mujito.

Sementara Vicky (23)mengaku warga Suko,yang saat itu nongkrong di kafe di daerah dekat Desa Sidodadi sekitar pukul 00.00 dini hari bersama teman wanitanya mengatakan tidak tahu kalau ada PSBB Dan tidak tahu kalau diberlakukan jam malam,menurut pengakuan dirinya juga tidak mengetahui dari media maupun dari Desa.Akibatnya terjaring razia dan dirinya dibawa ke Mapolresta kata Vicky kepada wartawan dilokasi.

Pantauan dilapangan sangat disayangkan masih banyak remaja atau warga yang tidak memahami pentingnya kesadaran bersama untuk pencegahan penyebaran virus Corona ini.Padahal media kerap kali memberitakan diberlakukannya jam malam,mulai yang pertama hingga jam malam PSBB tahap Dua khususnya di Sidoarjo.tam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *