250 Orang Terjaring, Lima Orang Positif Berdasar Rapid Test Masa PSBB

  • Whatsapp

250 Orang Terjaring saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo Minggu (3/5/2020) Masa PSBB

Oleh Tama

SIDOARJO, AMUNISI – Sedikitnya 250 orang terjaring dalam razia larangan keluar jam malam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Senin (4/5/2020) dini hari. Mereka terjaring personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan di sejumlah lokasi Kabupaten Sidoarjo, untuk kemudian dibawa ke Mapolresta Sidoarjo guna menjalani rapid test Covid-19.

Pantauan di lapangan mereka yang terjaring diantaranya pemuda dan orang tua. Petugas gabungan harus membawa mereka, sebab didapati saat berkerumun di warung kopi dan keluar tanpa alasan jelas di saat berlakunya jam malam PSBB, yakni mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB.

Selanjutnya di Polresta Sidoarjo, mereka yang terjaring razia harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan dilakukan rapid test. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menegaskan, kegiatan rapid test Covid-19 itu untuk mengetahui ada tidaknya di antara warga yang masih nekat keluar saat jam malam yang terjangkit Covid-19.

Polresta Sidoarjo dari sekitar 250 orang yang terjaring kemudian dilakukan rapid test secara acak.

“Hasilnya dari 150 rapid test yang kami lakukan bersama Dinas Kesehatan, terdapat 5 orang yang positif berdasarkan rapid test. Satu diantaranya berusia 50 tahun, dan sisanya rata-rata usia 25-30 tahun,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Kelima orang yang positif dari hasil rapid test tersebut, kemudian harus menjalani tahap isolasi 14 hari. Serta juga harus dilakukan pemeriksaan swab untuk diketahui positif atau tidaknya terjangkit virus corona.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji juga mengimbau kepada masyarakat agar turut mematuhi peraturan pemberlakuan PSBB dalam pencegahan Covid-19. “Untuk saat ini mari tetap berada di rumah dan jangan keluar di malam hari bila tidak ada urusan mendesak, serta hindari kerumunan massa. Marilah patuhi peraturan ini, agar mempercepat terputusnya mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah kita,” pesannya.

Di lokasi juga tampak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman. Ia mengatakan bahwa kelima orang positif dari hasil rapid test di Mapolresta Sidoarjo malam ini, akan langsung menjalani isolasi diri. Pemkab Sidoarjo menyiapkan ruang isolasi di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo. Sambil menunggu hasil tes swabnya keluar.

Terkait diberlakukannya rapid test bagi masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Kadinkes menyatakan, bahwa pihaknya bersama instansi terkait lainnya, termasuk bersama Polresta Sidoarjo di lokasi-lokasi pos check point bakal terus melakukan rapid test, terlebih bagi para pelanggar peraturan PSBB.tam

Pos terkait