5 Kurir Narkotika Dijatuhi Hukuman yang Berbeda

Oleh : Aston Darwin

Diantara Kelima terdakwa di sidang di PN Jakarta Utara

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein, Razali, Mulyadi, Jajang Saepudin bin Enceng Suwardi dan terdakwa Muzakir M.Yusuf yang diadili dalam kasus yang berbeda terkait bisnis peredaran narkotika itu pun, hanya bisa terlihat pasrah dan menerima hasil putusan dari Majelis Hakim yang memeriksa dan menangani perkaranya tersebut.

Adapun bisnis peredaran narkotika yang dilakukan oleh ke-5 terdakwa itu, terungkap saat Budi Purwanto, Nuryanto, Bambang Hariono, Yohanes Yuli Rudi Chandra Prasetyo yang merupakan anggota polisi dari satuan narkotika Polda Metro Jaya, mendapatkan informasi, bahwa di Gang Murtado, Semper, Jakarta utara, akan diadakan transaksi narkotika.

Berbekal informasi tersebut, ke-5 anggota polisi itu pun, langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan. Tidak lama kemudian, terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein yang diutus oleh saudara Maco ( DPO) untuk menyerahkan bungkusan plastik berwarna hitam yang berisikan narkotika jenis shabu- shabu itu pun, berhasil ditangkap.

Saat digeledah, dari dalam tas ransel yang dibawa oleh terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein, ditemukan 3 bungkus plastik yang berisikan narkotika jenis shabu- shabu, seberat 3.383 Gram. Selain itu, dari dalam rumah kontrakan milik terdakwa yang beralamat dijalan Alur Laut, Plumpang, Rt.002/ Rw.005, Kelurahan Rawa Badak, Kecamatan Koja, Jakarta utara, juga berhasil ditemukan narkotika jenis Shabu- shabu seberat 20 Kg yang disembunyikan didalam lemari pakaian.

Menurut pengakuan terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein, narkotika tersebut adalah milik saudara Nazaruddin alias Agam (DPO). Selain dirinya, masih ada 4 orang temannya yakni: saudara Mulyadi, Jajang Saepuddin bin Enceng Suwardi, Muzakir M.Yusuf dan saudara Razali yang diutus untuk menjalankan bisnis narkotika. Detik itu juga, ke-5 anggota polisi itu pun menyuruh terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein untuk menghubungi rekan- rekannya. Tidak lama kemudian, terdakwa Mulyadi, Jajang Saepuddin bin Enceng Suwardi, Muzakir M. Yusuf dan terdakwa Razali berhasil ditangkap dilokasi yang berbeda.

Dihadapan Majelis hakim, terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein, Razali, Mulyadi, Jajang Saefuddin bin Enceng Suwardi dan terdakwa Muzakir M.Yusuf mengakui bahwa mereka memang sengaja ditawari pekerjaan oleh saudara Nazaruddin alias Agam (DPO), untuk mengantar dan mengedarkan narkotika tersebut.
Adapun imbalan yang akan diterima setelah melakukan pekerjaan tersebut, adalah sebesar Rp.10.000.000.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iwan Max, SH mengatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein, Razali, Mulyadi,Muzakir M.Yusuf dan terdakwa Jajang Saefuddin bin Enceng Suwardi, telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UURI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menuntut, agar ke-5 terdakwa dijatuhi hukuman pidana seumur hidup. Menyatakan, Barang- bukti berupa Narkotika jenis Shabu- shabu, agar dirampas untuk dimusnahkan.

Begitu mendengar Kliennya dituntut hukuman seumur hidup, tim Penasehat Hukum terdakwa, langsung mengajukan surat Pembelaan (Pledoi). Dalam inti surat Pembelaan (Pledoi) yang diajukan oleh tim Penasehat Hukum terdakwa memohon, agar Majelis hakim, bersedia memberikan keringanan hukuman bagi Kliennya.

Senin, 16 Juli 2018, pukul 16.00 Wib, setelah bermusyawarah, Hakim ketua, Titus Tandi, SH,.MH yang didampingi hakim anggota Maringan Sitompul, SH,.MH dan Susilo Utomo, SH akhirnya sepakat dan menjatuhkan vonis kepada terdakwa Safrizal alias Rizal bin Muhammad Zein, Razali dan terdakwa Mulyadi dengan hukuman pidana penjara, masing- masing selama 20 tahun, dikurangi selama ke-3 terdakwa berada didalam tahanan. Membayar denda, kepada ke-3 terdakwa masing- masing sebesar Rp.1.000.000.000.

Apabila denda tersebut tidak bisa dibayar, maka ke-3 terdakwa itu harus menggantinya dengan hukuman kurungan selama 1 tahun.
Menyatakan, Barang- bukti berupa narkotika jenis Shabu- tersebut, agar dirampas untuk dimusnahkan. Memerintahkan, agar ke-3 terdakwa tetap ditahan didalam Rumah Tahanan Negara (Rutan). Sementara itu, terdakwa Muzakir M.Yusuf dan terdakwa Jajang Saepuddin bin Enceng Suwardi, hanya dijatuhi hukuman pidana penjara  selama 18 tahun.

Atas putusan yang dibacakan oleh Majelis Hakim tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iwan Max, SH akhirnya mengajukan banding. Pasalnya, surat tuntutan yang dibuat ternyata tidak sesuai, dengan putusan hakim

 

editor: maliki hd

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *