7 Anggota Polres dapat Reward, Salasatunya Karena Angkut Sampah

  • Whatsapp
Kapolres saat berikan reward pada anggota yang berprestasi.

Oleh : Tim/Franky Ur

Kapolres saat berikan reward pada anggota yang berprestasi.

TULUNGAGUNG, AMUNISINEWS.CO.ID – Merasa bangga terhadap anggotanya , Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar  berikan penghargaan terhadap 7 anggotanya. Reward diberikan pada saat apel yang dilakukan di halaman GOR Lembupeteng Tulungagung,Selasa, (10/4/2018).

Pemberian penghargaan itu dikarenakan mereka dianggap telah menjalankan tugasnya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat meski diluar jam dinasnya dan diluar tanggung jawabnya sebagai anggota Polri.

Seperti halnya Aiptu Trisih Setyono anggota Polisi dari Polsek Gondang, yang rela mengangkut sampah dari masyarakat diluar jam dinasnya.

“Salah satu contoh Aiptu Trisih Setyono, sebagai anggota Polri di sela-sela kesibukanya dia masih sempat membantu masyarakat untuk mengangkut sampah,” kata Kapolres Tulungagung.

Tofik, panggilan akrab Kapolres menganggap apa yang dilakukan oleh Trisih merupakan suatu hal yang bisa dibanggakan oleh institusi Polri. Selain Trisih ada juga anggota Satlantas Polres Tulungagung, Brigadir Muhadi yang diberikan reward lantaran berani menindak dirinya saat melanggar lalu lintas.

“Anggota Lantas yang dengan dedikasinya menegakan aturan yang sudah seharusnya dia pegang tanpa pandang bulu,” tegas Tofik.

Reward juga diberikan kepada 5 anggota Satreskrim karena berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) penganiayaan terhadap anggota Polri beberapa waktu lalu. Kelimanya ialah Ipda Luis Beltran Kanit Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung, dan ke empat anggota lainya.

“Ada juga beberapa anggota Reskrim yang berprestasi yang berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat terhadap anggota,” imbuh Tofik.

Sementara itu Aiptu Trisih Setyono saat di wawancara oleh awak medi selepas acara pemberian reward mengaku senang dengan pemberian reward itu. Dirinya mengaku baru kali ini menerima penghargaa atas aktifitasnya sebagai pengangkut sampah saat lepas dinas.

“Tterima kasih kepada bapak Kapolres yang telah memberikan saya penghargaan karena mengangkut sampah,” ujar pria yang akrab disapa Trisih itu.

Trisih mengaku hingga saat ini menjalankan aktifitasnya mengangkut sampah milik warga dengan menggunakan uang pribadi. Sampah yang dikumpulkan dari masyarakat langsung dibawanya ke TPA Segawe dengan menggunakan mobil bak terbuka yang dibeli dengan uang pribadinya.

“Langsung saya bawa ke TPA Segawe, saya hanya ambil botol plastiknya untuk biaya operasional pengangkutan sampah,” ujar pria ramah itu.

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait