Acara Reses Hj Endang Maria Astuti: Menyerap Aspirasi Masyarakat terkait BPJS

  • Whatsapp

Oleh, Budi Setiawan

 WONOGIRI, AMUNISINEWS.CO.ID.- Hj.Endang Maria Astuti, S.Ag.,SH,MH Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar menggelar acara, Silaturahmi dan Serap Aspirasi Kecamatan Sidoarjo yang di hadiri 250 orang. pada hari, Sabtu, (7/3) di Wonogiri,

Dari beberapa kecamatan dan dihadiri tokoh-tokoh masyarakat, kepala desa, Perwakilan PKK dan Ormas (organisasi masyarakat). dalam acara Reses. tentunya tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) anggota DPR RI. tentunya menyerap masukan Aspirasi dibawah dari masyarakat. dalam masukkan tersebut nanti akan terus kita Serap dan ditindak lanjuti di Pusat/Senayan saat rapat dengan Pemerintah yang menangani bidang-bidangnya.

Saat menyerap masukan Aspirasi akar rumput dibawah ada masyarakat yang menanyakan apakah orang miskin tidak boleh sakit jika tidak punya BPJS dan apa harus jadi Peserta BPJS.?

“Tentunya disinilah harus betul-betul kita perhatikan terhadap masyarakat kalangan bawah, yang benar-benar membutuhkan BPJS. dan Sulitnya para masyarakat bila membayar iuran BPJS. maka tentunya dengan Putusan MA yang membatalkan menaikan iuran BPJS bagian Kepedulian dari MA terhadap masyarakat bawah atas kenaikan iuran BPJS yang tidak dinaikan ini kita Sikapi dan memberikan Apresiasi untuk MA,” tandas Wanita yang Murah Senyum dan Bersahaja Hj.Endang Maria Astuti,S.Ag,.SH,.MH kepada, Jurnalis, amunisinews.co.id/deteksionline (Media Gruop) Sabtu, (7/3) di Wonogiri.dalam Kegiatan acara Reses politisi Partai Golkar

Masyarakat yang mengikuti acara Silaturahmi, dan Menyerap Aspirasi. mempertanyakan Pelayanan untuk Rumah Sakit harus betul-betul sepenuh hati untuk melayani masyarakat, bagi peserta BPJS. dan jangan melihat dan mengabaikan pelayanan yang kurang baik bagi peserta BPJS.

“kalau orang yang tidak menggunakan BPJS. mendapatkan pelayanan yang sangat baik. dan tentunya, Rumah sakit tidak boleh membeda-bedakan. antara yang Sakit menggunakan BPJS, terkesan Selalu diremehkan. dan seolah-olah nyawa tidak berharga jika Pasien belum membawa Surat Rujukan dari Puskesmas.dan pastinya di lempar kesana-kemari, masyarakat itu taunya Sakit dan langsung di bawa ke rumah sakit. dan Orang yang tidak menggunakan BPJS dilayani dengan baik dan terkesan menimbulkan Diskriminasi,”ucap Salah satu Peserta yang hadir dalam acara Reses

Tentunya ini masukan dari masyarakat, dan masukan untuk Pemerintah.dan mengapa dengan persoalan-persoalan seperti ini mengenai Kesehatan yang menyentuh langsung bagi masyarakat, Negara bukan membuat aturan-aturan Seperti Pelayanan kesehatan yang Maximal bagi masyarakat yang benar-benar urgen dalam keadaan darurat. agar dapat menyelamatkan nyawa bagi Pasien yang betul-betul memberikan pertolongan dan kita berikan ruang yang mempermudah pelayanan dan jangan mempersulit.

“Dalam kegiatan yang dilakukan di tiga tempat/titik semua pertanyaan masukan yang diserap dari masyarakat persoalan yang sama mengenai Pelayanan BPJS,”tutur Endang Politisi yang peduli dengan masyarakat dan dekat dengan Konstituennya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *