Ada Apa? Pemborong Melarang Wartawan Meliput Proyek Pembangunan Kolam Renang Ini

  • Whatsapp

Oleh Herman Saleh

KOBA, AMUNISINEWS.CO.ID-Pemborong proyek Kolam Renang Tahap II yang berlokasi di Desa Beluluk Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah yang diketahui bernama Marbun melarang semua wartawan untuk meliput pembangunan proyek Kolam Renang Tahap II yang sedang dalam tahap pelaksaan.

Pelarangan itu terjadi Senin ( 12/11/2018)  sekira Pukul 12.30 sewaktu 2 Orang wartawan yaitu dari Amunisi News dan Wartawan Koran 86 sedang dalam tugas liputan investigasi kelokasi pembangunan proyek Kolam Renang Tahap II tersebut, ke 2 wartawan itu hanya diperbolehkan masuk sampai batas Pos Satpam proyek.

Seorang Pelaksana dan 1 Satpam melarang ke 2 wartawan untuk meliput kedalam lokasi proyek dengan alasan menjalankan perintah Bos Marbun pemborong.

” Maaf pak, kami diperintahkan oleh pak Marbun untuk melarang wartawan manapun yang mau melihat atau meliput kedalam lokasi proyek, tanpa seijin Bos Marbun kami tidak memperbolehkan bapak – bapak kedalam”, ujar Satpam di dalam Pos yang tidak diketahui namanya karena tidak mau menyebutkan namanya, Senin (12/11).

Senada dengan Satpam, seorang Pelaksana yang belum diketahui juga namanya datang dan mengatakan hal yang sama, tanpa ijin Bos kami tidak bisa mengijinkan bapak-bapak kedalam.

” Pesan Bos Marbun, tidak ada satupun wartawan yang boleh masuk kedalam, sama dengan beberapa hari yang lalu”, katanya dengan nada kurang bersahabat,Senin (12/11).

Belum jelas apa alasannya sehingga pemborong melarang wartawan untuk meliput kedalam lokasi proyek, apakah pemborong menggunakan bahan material yang tidak seauai RAB atau ada hal-hal lain, padahal wartawan dalam bekerja dilindungi oleh Undang Undang Pers. Namun tetap saja wartawan tidak diperbolehkan meliput kedalam lokasi proyek oleh Satpam dan Pelaksana.

Dalam undang undang Pers No.40/Thn.1999 Pasal 18 yang berbunyi, “Barang siapa dengan sengaja melakukan tindakan yang menghambat atau menghalangi kinerja wartawan sesuai pasal 4 ayat 3 dapat diancam penjara 2 tahun dan didenda Rp.500.000.000,00,-

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Tengah drs.Zainal sampai ini belum berhasil dikonfirmasi, Zainal selaku Kuasa Pengguna Anggaran  (KPA) proyek Kolam Renang Tahap II dengan dana Rp.22.907.000.000,00,- tersebut berkali kali dihubungi melalui telepon, namun telepon Amunisi News selalu dimatikan langsung.

Diketahui, proyek pembangunan Kolam Renang Tahap II Desa Beluluk Kecamatan Pangkaln Baru Kabupaten Bangka Tengah tersebut dikerjakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga bersumber dari dana APBD dan DABA Tahun Anggaran 2018 dan dilaksanakan oleh rekanan dari PT.Padimun Golden dengan masa waktu pelaksaan berahir tgl.28 Oktober 2018.

Pos terkait