Anggaran Milyaran Rupiah,Taman Budaya Tanggulangin,Warga Keluhkan Perawatan dan Kegunaannya

  • Whatsapp

oleh Dr Tama

SIDOARJO, AMUNISI – Taman Budaya Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin,sudah dibangun 1 tahun yang lalu.Namun hal ini menyisahkan banyak keluhan dan kekecewaan masyarakat.Khususnya warga Desa Kedensari kecamatan Tanggulangin Jumat (12/6/20).

Andi warga Desa Kedensari RT 12 RW 5 ketika dikonfirmasi Amunisinews.mengatakan pembangunan taman budaya yang diketahuinya menghabiskan anggaran sebesar 2 Milyard lebih.Berawal ketika hendak dibangunnya lahan yang dulu lapangan,kini berubah jadi area taman budaya yang sebelumnya tidak diketahui warga peruntukannya untuk apa.Banyak warga Desa Kedensari yang tidak setuju.

“Yang sangat disayangkan keberadaan pos kamling warga yang dibongkar saat pembangunan taman,dan meskipun ada,namun,Gorong – gorong tidak berfungsi dengan baik.Sehingga tiap hujan pasti banjir.Juga tidak jelas kegunaan taman tersebut, serta pemeliharaannya tidak jelas sehingga banyak yang rusak,terang Andi.

Andi juga menambahkan,saat itu pak Agus dari dinas Disperindag menjanjikan akan mengganti pos tersebut,namun sampai saat ini belum ada kejelasan dan taman terlihat tidak terawat juga banyak yang rusak,padahal anggaran taman sangat besar yakni sekitar 2,695.735.780,09.

Sementara,Agus Darsono, Kabid Perindustrian Disperindag mengatakan ya dirinya menjanjikan akan dibangun pos kamling warga.Namun menunggu bersamaan dibangunkannya gedung baru.Untuk kedua kalinya saat dikantornya dikonfirmasi Amunisinews Jumat (12/6/20)terkait siapa konsultan pengawas dan konsultan pelaksana terkesan tidak proaktif dan menghindar dengan berdalih sibuk,akan rapat di Inspektorat.

Sajad(56)warga Kedensari RT12 RW 5 menambahkan, saya yang bersihkan dan merawat taman ini,bahkan ada banyak tanaman yang mati saya ganti tanamannya.Orang proyek maupun dinas tidak ada yang kemari untuk kontrol maupun melihat keadaan taman budaya ini bagaimana keadaannya sangat memprihatinkan ,ucap Sajad.

Bu Juyami(50) pedagang warga setempat yang setiap hari berjualan didepan taman kepada wartawan mengatakan,tiap kali hujan banjir.Karena walaupun taman ada gorong-gorong tapi tidak fungsi,karena selokan tersebut hanya ke selatan berhenti dan air balik lagi ke utara,sehingga menyebabkan banjir hingga lutut dewasa,taman juga tidak terawat belun jelas fungsinya.

Sampai dengan berita dirilis Tjarda kepala dinas Perindustrian dan perdagangan belum bisa ditemui dan dikonfirmasi wartawan.tam

Pos terkait