Anjal dan Pengamen Butuh Edukasi, Pembinaan dan Pengarahan

  • Whatsapp

oleh Tama/nug

SIDOARJO, AMUNISI – Idhul Adha adalah hari Raya ke dua setelah hari raya Idul Fitri.Para umat Islam banyak yang merasakan kebahagian dan kegembiaraan.Namun tidak begitu dengan anak jalanan (anjal)dan pengamen jalannan yang biasa mengais rezeki di stopan (traffic light) Geluran,epanjang Kecamatan Taman.

Mereka kerap kali terbayang bayang akan razia penertiban dinas Sosial dan Satpol PP.Mereka butuh campur tangan pemerintah Sidoarjo,bukan dirazia,melainkan dibina dan diarahkan.


Hal ini sebagai edukasi sedikit bisa merubah ketika ada keluarga yang membagikan sesikit rezeki berupa nasi kotak kepada puluhan anjal dan pengamen.Menurutnya pembagian nasi kotak ini juga pembelajaran(edukasi) kepada dua putranya.

“Bahwa kepedulian itu penting karena masih banyak di luar sana yang tidak merasakan kebahgiaan terutama di Hari Raya Idul Adha dimana kebanyakan orang menerima dan merasakan daging kurban,” ujar Dian., Sabtu (1/8/20) malam

Gamal pengamen yang dituakan di wilayah itu mengatakan,dulu ada pembinaan terbagi kelas kelas,seperti  bertani,jahit,tukang batu,masak,ada ,tapi sekaranag tidak ada. “namun sampai sekarang ruangannya ada,di dinsos jalan Pahlawan,” terang Gamal.

“Dulu itu kalau bertani pun hasil panen disuruh jual sendiri,kalau mau jualan harus cari pembeli sendiri kalau tidak  dimarahi dinas sosisal.”pungkas Gamal.

Lebih jauh Gamal mengatakan, mereka sangat takut sewaktu waktu ada razia dari dinas sosial Sidoarjo,dan satpol pp,jadi mohon kami ini diarahkan dan dibina.

Bukan dikarantina dan sampai sejauhana saya yang di tuakan bisa melindungi mereka, dalam arti melindungi mereka mengamen disini
Dari pelanggaran mengamen disini yang menurut dinas ini pelanggaran.

Dan terlebih di saat seperti ini,bagaimana tidak  kasihan melihat anak jalanan yang hidup dari mengamen,untuk bertahan hidup dan hampir tiap hari Raya  Idul Adha tidak  pernah  mendapat daging kurban.

Sementara dua kakak beradik yang membagikan nasi kotak mengatakan,senang bisa berbagi bersama saudara-saudara kita yang diluar sana.Mama sering mengajak anak-anak nya berbagi,dan di hari Idul Adha ini kita berbagi daging kurban yang sudah dimasak di rumah lalu di kemas menjadi nasi kotak.

“Kasian melihat teman-teman yang setiap hari kerjanya mengamen,dan hari ini saya dan adik seneng banget bisa berbagi dan ngobrol bersama-sama khususnya dengan anjal,”ucap Jaya kakak Zea.

Semoga kedepannya kita bisa sering – sering berbagi bersama anjal,karena baru pertama kali ini mama mengajak berbagi dengan anjal .”Biasanya berbaginya ke panti asuhan dan Bapak tukang becak di jalan juga pengemis,”harap Jaya Kakak Zea.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *