Asep Tanggapi Dingin Tudingan Tak Becus Urus TPST Bantar Gebang

  • Whatsapp
komisi 2 dprd tinjau bantar gebang- megapolitan
Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Saat Sidak Ke TPST Bantar Gebang

BEKASI, AMUNISINEWS.COM – Kepala UPST Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Asep Kuswanto  Dituding tidak profesional pengelolaan TPST Bantar Gebang oleh Komisi 2 DPRD Kota Bekasi yang melakukan sidak ke lokasi tempat pembuangan sampah tersebut Rabu kemarin (20/9/2017). Tudingan tersebut ditanggapi santai saja oleh ASep Kuswanto.

“Upaya perbaikan sarana dan prasarana di TPST Bantar Gebang terus kami lakukan, antara lain perbaikan jalan operasional, perbaikan saluran drainase, penanaman pohon, percepatan operasional pembuangan sampah, normalisasi kali asem dan saluran-saluran disekitar TPST Bantargebang. Jadi kami sangat serius dan profesional dalam mengelola TPST Bantar Gebang,”ungkap Asep pada media, Kamis (21/9/2017).

Asep menambahkan, selain itu juga pihaknya akan melakukan pemasangan pipa atau penyaluran pipa sumur artesis ke rumah-rumah  warga sekitar TPST Bantar Gebang yang meliputi kelurahan Ciketing Udik, Cikiwul dan Kelurahan Sumur Batu.

“Termasuk juga penambahan dana kompensasi yang menyentuh langsung ke warga dan dana kompensasi untuk fisik dan bansos yang turun ke Lembaga Pemberdayaan Masyarakat,”tandasnya.

Kegiatan yang akan dilaksanakan, sambung dia, antara lain  covering landfill, yang saat ini sedang dilakukan proses lelang untuk pengadaan geomembran dan pengadaan tanah merah, selain itu  juga perbaikan kolam IPAS. Proses pengelolaan TPST BantarGebang yang baru 1 tahun dilakukan secara swakelola oleh Dinas LH DKI Jakarta.

“Memang perlu perbaikan yg sangat banyak karena pengoperasionalan masa lalu yang bayak meninggalkan permasalahan akan tetapi secara bertahap Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta  akan terus melakukan perbaikan – perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan tersebut,”terangnya.

Selain itu, kata Asep, proses  penganggaran mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan memerlukan waktu yang cukup panjang, sehingga membutuhkan waktu yang cukup untuk dapat direalisasikan pelaksanaan kegiatan yang juga harus dilakukan secara cermat dan hati-hati.

“Pada intinya adalah Dinas LH DKI jakarta terus berupaya untuk dapat memenuhi semua janji-janji seperti yang pernah disampaikan pada saat pengambilalihan TPST Bantargebang dari pengelola lama tahun lalu,”pungkas Asep.(Cas)

 

Pos terkait