Aset Negara di Kawasan TPI Muara Angke Mau Diperjualbelikan

  • Whatsapp
COLDSTORAGE MINI DI KAWASAN TPI MUARA ANGKE milik pengusaha “M” yang sedang melakukan kegiatan bongkar muat ikan segar yang akan dikirim ke pasar di kawasan Pasar Grosir Muara Angke ataupun Pasar Grosir Ikan di Muara Baru Jakarta Utara.

Oleh : Tim investigasi

JAKARTA-AMUNISINEWS.CO.ID- Unit  Pengelola Pelabuhan Perikanan (UPPP) Muara Angke,Kel.Pluit,Kec.Penjaringan, Jakarta Utara, diminta mengawasi secara ketat asset pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan Tempat Pelelangan Ikan, berupa gedung rantai dingin yang dibangun menggunakan anggaran APBD DKI Jakarta  tahun 2016 lalu senilai ratusan juta rupiah itu,yang akan diperjualbeiikan pemilik kepada pihak lain.

“Beberapa bulan terakhir beredar kabar gedung rantai dingin (mini coldstorage,red) dengan kapasitas 70 ton milik pengusaha M akan diperjualkan belikan dengan nilai Rp 1 milyar. Padahal, nilai harga mesin pembeku dan pendingin ikan segar itu tidak sebesar itu.Paling Rp 300 juta – Rp 400 juta untuk kapasitas coldstorage ukuran itu,” ungkap seorang pemilik coldstorage lain di kawasan Pasar Grosir Ikan Muara Angke menjawab pertanyaan Amunisinews.co.id, kemarin.

ika dijual senilai Rp 1 milyar berarti nilai bangunan milik Negara itu Rp 600 juta.Padahal, pemilik berinisial “M” tidak membangun bangunan itu dari awal melainkan dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta menggunakan APBD DKI Jakarta dua tahun silam.

Dia berharap UPPP menindak tegas pemilik/pengusaha yang berani menjual asset milik Negara yang dibangun dari uang rakyat itu.

Dia juga khawatir pengusaha “M” yang  mendapat fasilitas berupa gedung (UPI) Unit Pengolahan Ikan yang baru dibangun tahun 2017 lalu oleh Pemprov DKI Jakarta yang menghabis anggaran Rp 2.101.987.234.28 diperjualbeilkan lagi pada pihak lain yang nilainya lebih tinggi. Apalagi UPI baru kapasitas muat ikan lebih besar mencapai  500 ton.

Pemilik/pengusaha berinisial”M” beberapa kali dihubungi Amunisinews.co.id dan pab-indonesia online untuk menanyakan soal  kebenaran penjualan coldstorage mini di TPI Muara Angke selalu menghindar dari kejaran wartawan. Pas ketemu bertatap muka selalu menjawab tidak ada waktu mau pergi ke tempat lain untuk suatu urusan lebih penting .

Secara terpisah Pejabat Kepala Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan (UPPP) MUara Angke,Ir.Sutrisno menyatakan, asset Negara milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak boleh diperjualbelikan kepada pihak lain. Bahkan,katanya dalam Surat Penunjukkan Fasilitas tentang Pemanfaatan Fasilitas  Milik Pemprov DKI Jakarta  di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke sudah jelas  ada peringatan  tidak boleh memperjualbelikan/menyewakan fasilitas milik Pemrpov DKI Jakarta kepada pihak lain. “Sanksinya jelas  dicabut izin yang telah diberikan kepada yang menyalahgunakan fasilitas tersebut,” tegas Sutrisno.

Sementara  Kepala Dinas Ketahanan Pangan,Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Ir.Dardjamuni ketika ditanya wartawan beberapa waktu lalu soal pemanfaatan fasilitas UPI baru di kawasan Pasar Grosir Muara Angke menyatakan sebaiknya dalam menunjuk seseorang untuk mengelolala UPI secara terbuka dengan diumumkan melaluli media massa.Alasannya, untuk mengelola UPI butuh biaya yang cukup besar dan mempunyai jaringan luas untuk menampung ikan. Tujuannnya,  agar usaha tetap berjalan lancar sehingga menguntungkan pengusaha yang menyewa UPI tersebut.

 

Pos terkait