Bambang Sutrisno: Dukung Disabilitas Peroleh Haknya Sebagai WNI

Oleh, Budi.Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Setiap tahun PBB membuat tema untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional. Tema tahunan ini memberikan fokus menyeluruh tentang bagaimana masyarakat dapat berjuang untuk inklusivitas melalui penghapusan hambatan fisik terkait teknologi, dan sikap untuk para penyandang cacat.

Ini telah terjadi sejak 1992 ketika Majelis Umum menyatakan 3 Desember sebagai Hari Disabilitas Internasional.

Tema untuk Hari Penyandang Disabilitas Internasional untuk 2019 ‘Mempromosikan partisipasi para penyandang cacat dan kepemimpinan mereka, mengambil tindakan pada Agenda Pembangunan 2030’.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, tema tahun 2019 berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas untuk pembangunan yang inklusif, adil dan berkelanjutan seperti yang dibayangkan dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Hari Penyandang Cacat Internasional atau Hari Difabel Internasional adalah peringatan internasional yang didorong Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1992 dan diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas, memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan serta kesejahteraan difabel. Tahun ini, puncak acara Hari Disabilitas Internasional dipusatkan di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta-Pusat.

“Peringatan Disabilitas Nasional merupakan momen yang sangat penting dalam Sosialisasi, menggerakkan agar kita memahami dan mengerti tentang hak-hak kaum Disabilitas,”tegas Ir.H.Bambang Sutrisno, Anggota Senator dapil Jawa-tengah.kepada,Jurnalis,Amunisinews.co.id  Via Sellular, Selasa,(3/12/19)

Lebihlanjut ditegaskan, Pria yang menjabat selaku Ketua Komite III DPD RI menjelaskan, Kita sangat mendukung untuk memenuhi hak-haknya agar kaum Disabilitas juga memperoleh hak sebagai warga negara,dan ternyata setelah dilakukan pembinaan terlihat potensi yang dimiliki untuk dapat dikembangkan,hal ini terlihat saat acara Peringatan Disabilitas Nasional dan  Internasional.

“dengan menampilkan hasil kreasi yang samgat menakjubkan,sehingga kita sangat mendukung agar hak-hak saudara kita kaum Disabilitas dapat dipenuhi agar mereka bisa mandiri dan bermanfaat bagi kehidupan mereka sendiri maupun yang lain, tutupnya diakhir bicara via ponselnya.

57 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.