Bantuan Alsintan Aspirasi DPR RI Fraksi PAN Diduga Keras Diperjual Belikan di Jeneponto

  • Whatsapp

Mattewakkang Kr Raja

oleh Hamzah Sila

JENEPONTO, AMUNISINEWS.CO.ID – Bantuan alat mesin pertanian di Dinas Pertanian Jeneponto Sulsel, yang kabarnya aspirasi DPR RI Fraksi PAN diduga diperjual belikan oleh keluarga dekat Anggota DPR RI Fraksi PAN, yakni Irwan Mattewakkang, dengan besar dugaan pungli 6 juta per unit atau sebesar 240 juta dari 40 unit Hand Traktor bantuan kelompok tani tersebut.

Hal itu dapat dibuktikan seiring dengan adanya pengakuan dari salah satu Ketua kelompok tani yang pernah dikonfirmasi oleh Tim Media ini dan membeberkannya, saat di janji akan diberikan satu unit Hand Traktor, pihaknya dimintai uang muka (DP), sebesar 2 juta setelah barang tersebut ada kelompok tani di mintai 4 juta sehingga pihak para Ketua kelompok tani masing masing membayar 6 juta rupiah, baru diberikan.

Oknum yang diduga melakukan pungli ke para Ketua kelompok tani calon penerima adalah bukan pihak Dinas Pertanian Jeneponto, tetapi yang disebut oleh Ketua kelompok tani, adalah Keponakan Anggota DPR RI Fraksi PAN Irwan Mattewakkang itu sendiri, yakni Mattewakkang Kr. Raja.

Mattewakkang Kr. Raja itu adalah anak dari saudara kandung Irwan Mattewakkang yang bertindak sebagai Tim pemenangan Irwan Mattewakkang tersebut, untuk kembali mencalonkan diri sebagai calon Legislatif DPR RI melalui partai PAN,

Menyikapi hal itu, Ketua DPC Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Kabupaten Jeneponto, Syamsudin kepada media ini mengatakan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Mattewakkang Kr Raja baik selaku Tim maupun selaku keluarga Anggota DPR RI dengan melakukan dugaan pungli atau memperjual belikan bantuan Hand traktor itu adalah tindakan yang dinilai sangat keliru.

Menurutnya, bahwa semua macam bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat, itu adalah untuk diberikan kepada para kelompok tani calon penerima, dengan gratis karena itu adalah salah satu tujuan memberdayakan para petani miskin, sehingga seharusnya tidak terjadi pungli sepeserpun juga.

“Pemerintah pusat menyalurkan bantuan Hand Traktor itu tak lain adalah untuk diberikan kepada warga tani miskin untuk diberdayakan sehingga tidak seharusnya terjadi ada pungli yang dilakukan oleh oknum buta hati alias serakah mata duitan tak berpancasilais”. Papar Syamsuddin.

Sekaitan dengan itu, Mattewakkang Kr Raja yang sinyalir kuat melakukan pungli atau memperjual belikan bantuan Hand Traktor itu, saat dikonfirmasi di salah satu Cafe tepatnya di jln Lingkar, dia membantah tidak pernah melakukan pungli dan tidak pernah menemui Ketua kelompok tani calon penerima ujarnya

Sekalipun Mattewakkang enggan mengakui Punglinya, namun tetap mencurigakan sebab pengakuan salah satu Ketua kelompok tani juga berkeras dan sangat meyakinkan, adanya pungli yang dilakukannya dengan dua kali penyetoran.

Contohkan saja, bahwa Ketua kelompok tani Mekar Sari di Desa Turatea Kec. Tamalatea, Sanu saat dikonfirmasi oleh Tim Media ini di rumah kediamannya, dengan tegas mengakui adanya pungli yang dilakukan oleh Mattewakkang Kr Raja sebagai Tim pemenangan Calon DPR RI Fraksi PAN, yakni Irwan Mattewakkang yaitu Omnya sendiri.

“Para Ketua kelompok tani calon penerima bantuan Hand Traktor dimintai dari awal uang sebagai panjar 2 juta dan setelah barang tiba kita dimintai setoran lagi sebesar 4 juta rupiah jadi semua calon penerima itu membayar masing masing 6 juta rupiah,” jelas Sanu.

 

Pos terkait