Bariyansyah Akui Papan Proyek Dipasang di Dalam Hutan

  • Whatsapp

Oleh Herman Saleh

PANGKALPINANG,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID – Kepala Bidang ( Kabid ) Sumber Daya Air ( SDA ) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) Bariansyah Saputra ST, membantah pekerjaan normalisasi alur sungai Pelangas, Desa Paradong dengan kontraktor pelaksana CV Elni, hasilnya amburadul, sebab pekerjaan masih dalam pelaksanaan dan tepat dibawah jembatan itu tidak termasuk pekerjaan normalisasi, itu hanya dibersihkan oleh kontraktor.

“Tepat posisi dikanan dan kiri dibawah jembatan kira kira 100 meter kearah titik nol pekerjaan itu tidak termasuk pekerjaan normalisasi,” jelas Bariansyah, Jumat ( 5/10/2018 ) di ruang kerjanya.

Diakuinya pembersihan dibawah jembatan gunanya untuk pengaman jembatan, sebelumnya dibawah jembatan itu sangat kotor dan banyak tumpukan kayau – kayu

“Sebelum kita bersihkan tepat dibawah jembatan itu sangat kotor dan banyak tumpukan kayu,” kata Bariansyah.

Dia juga megelak kalau papan proyek dan direksi keet tidak ada di lokasi. “Papan proyek dan direksi keet itu ada,tetapi kita pasang di dalam hutan jauh dari jalan ” kata Bariansyah.

Disinggung mengenai berapa unit peralatan excavator yang diperlukan untuk pekerjaan itu, menurutnya tidak mempunyai kepastian peralatan yang dibutuhkan,bahkan dalam pekerjaan itu tidak menggunakan excavator long arm

“Excavatornya ada pada saat pekerjaan masih awal excavator ada 4 unit namun itu sesuai dengan kebutuhan dilapangan” papar Bariansyah

Masih menurut Bariansyah pekerjaan normalisasi yang dikerjakan oleh CV Elni, panjang pekerjaan 3.5 Km,untuk lebar bervariasi ada yang 9 meter atau 6 meter sedangkan untuk kedalaman juga bervariasi

Selain itu pantauan wartawan.Kamis ( 4/10/2018 ) di lokasi pekerjaan,tidak terlihat adanya papan proyek serta tempat untuk melaksanakan,pengawasan,pengendalian pekerjaan dan pekerjaan administrasi proyek ( direksi meet ) bahkan dilapangan juga tidak terlihat adanya pekerjaan normalisasi yang menggunakan excavator

Diketahui dari pengumuman lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) Pemprov Bangka Belitung ( Babel ) selaku pemenang ataupun kontraktor pelaksana dalam pekerjaan tersebut adalah CV Elni dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.850.430.000, penawaran CV Elni sebesar Rp 1.352.148.000 sumber dana APBD Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) Tahun Anggaran 2018.

Dari informasi yang dihimpun wartawan dilapangan, awal pekerjaan itu pihak kontraktor menerjunkan 4 unit excavator namun tidak lama berselang 3 unit excavator itu ditarik karena dalam kondisi rusak dan tidak layak beroperasi sehingga saat ini dilapangan pekerjaan itu hanya menggunakan 1 unit excavator, itu juga excavator biasa bukan Long Arm.

Dan ini, dugaan tidak sesuai dengan apa yang sudah tercantum dalam persyarakan proses lelang pekerjaan normalisasi tersebut.

Pos terkait