Beralasan! Bupati Takalar diminta Evaluasi Tenaga Pendidik Kep.Tanakeke

  • Whatsapp

Oleh, Hamzar Siriwa

TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID – Pendidikan merupakan salahsatu kunci bagi penanggulangan kemiskinan. Baik dalam jangka menengah atau pun dalam jangka panjang. Namun, masih banyak masyarakat miskin yang ternyata memiliki akses terbatas dalam memperoleh pendidikan yang bermutu.

Bahkan yang lebih memprihatinkan mereka hampir saja sama sekali tidak mendapatkan pendidikan secara layak sebagaimana seharusnya pendidikan itu berjalan.

Seperti yang diungkapkan oleh salahsatu tokoh pemerhati Pendidikan di Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Asis S.Pd Daeng Tiro.

Kepada media ini, ia mengatakan cukup merasa miris dan prihatin atas kondisi dunia pendidikan di kepulauan Tanekeke kecamatan Mappakasunggu, yang hampir tidak ada proses belajar mengajar di sekolah baik itu SD, SMP dan SMA, penyebabnya adalah Guru pendidik sering tak masuk mengajar.

“Saya cuma heran pak, kenapa di pulau Tanakeke guru pendidik jarang masuk mengajar, padahal itu tugas mereka, dan proses ini sudah berlangsung sejak dulu, kasihan para siswa siswi dipulau karena waktu mereka habis disekolah hanya untuk bermain sedangkan belajar tidak,” Ujar Azis, saat ditemui di Warkop Poksa Takalar, Selasa 4 Desember 2018.

Lanjut kata Azis, Keterpurukan pendidikan dipulau berlangsung di tengah-tengah mengalirnya dana yang sangat besar di kabupaten ini. Tunjangan pulau ada, gaji ada, maka dengan demikian dana besar tidak menjamin peningkatan mutu pendidikan, karena peningkatan mutu pendidikan hanya merupakan jargon semata bagi Pemda Takalar khusus di wilayah kepulauan.

Ataukah mungkin juga tidak adanya perhatian Pemerintah terhadap tambahan tunjangan pedalaman atau tambahan lainnya kepada guru-guru yang telah mengajar dan mengabdi di daerah terpencil? Apakah tunjangan pulau yang selama ini disebut-sebut juga jargon semata? tambah Azis

Untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kepulauan Tanakeke maka sekiranya diminta agar bupati Takalar pak Syamsari, melakukan evaluasi terhadap tenaga pendidik di Kepulauan Tanakeke, ini demi kelancaran proses belajar mengajar di sekolah kepulauan dan bisa kembali normal seperti biasanya,” tutup Azis.

 

Pos terkait