Beras BPNT Kecamatan Pedes Dicampur Plastik

  • Whatsapp

Oleh Tim

KARAWANG, AMUNISINEWS.CO.ID-  Pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Karawang  telah dilaksanakan 5 kali, namun sangat disayangkan di Kecamatan Pedes telah terjadi pengiriman beras ditemukan butiran plastik, sehingga masyarakat penerima beras BPNT menjadi resah.

Ki Ageng Gempar sebagal Koordinator lapangan LSM Gempar Peduli Rakyat Indonesia (GPRI) Wilayah Karawang, setelah mendengar ada beras  BPNT mengandung plastik langsung meninjau ke lapangan (23/10/18)

.

Menurutnya pelaksanaan program BPNT di Kecamatan Pedes di Distribusikan beras yang tercampur dengan butiran plastik memang benar  dan telah menyimpan barang bukti untuk dilanjutkan kepada pihak yang menangani BPNT dan sampai ke pihak yang berwajib.

“Kami duga dalam pelaksanaan BPNT ada Konspirasi bersama maka kami akan laporkan kepada ketua agar ditindak lanjuti ke jalur hukum,” tegas Ki Ageng.

Di tempat terpisah Asep Supriadi sebagai Camat Pedes menerangkan,  sudah mendapatkan laporan tentang adanya beras BPNT tercampur butiran PlastikPlastik

“Saya sudah menugaskan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan untuk mengecek ke lokasi, Saya tidak mengetahui siapakah suplayer beras untuk progam BPNT,” ujarnya.

H. Marjun sebagai Ketua LSM GPRI mengatakan (23/10/18), temuan beras tercampur biji plastik ini merupakan ada unsur kesengajaan.”Barang bukti akan kami bawa kepada pihak berwajib agar diproses secara hukum kepada suplayer dan instansi yang terkait,” katanya.

Pos terkait