DI Singkawang ada Kakek Bejat Cabuli Cucunya Sendiri.

  • Whatsapp

IMG-20170530-WA0092

SINGKAWANG, AMUNISINEWS.COM- Sebuah kasus menggemparkan terjadi di Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar). Seorang kakek tega menyetubuhi cucunya sendiri, yang masih di bawah umur.

Curhat korban LA (12) kepada teman sekolahnya akhirnya membongkar kebejatan sang kakek Kon Shin Nyian (74), yang kini diduga melarikan diri ke Bengkayang.

Informasi diperoleh Amunisinews.com menyebutkan, perbuatan kakek bejat moral itu diduga sudah lama dilakukan sejak bocah itu berusia lima tahun, dititipkan kepada sang kakek setelah kedua orang tua bercerai. Sejak saat itu LA bersama adik lelakinya J (10) tinggal di rumah sang kakek di Jalan KS Tubun, Kelurahan Roban, Singkawang Tengah, Singkang.

Siapa sangka kakek beranak dua yang semestinya melindungi cucunya, ternyata dengan teganya mengaulli cucunya sendiri, yang masih duduk dibangku kelas 4 SD itu.

Kon Jun Khim atau biasa dipanggil Langkong, adalah ayah dari ayah korban. Dari pengakuan LA terhadap ibunya, Aling (30). Diduga aksi bejat ini telah lama dilakukan sejak LA berumur 5 tahun.

“Anak saya menjelaskan secara detail, mulai dari kecil sudah diraba-raba kakeknya,” ujar Aling penuh kesal, saat dihubungi wartawan via telepon.

Aling kembali menambahkan, pada awalnya yang memberitahukan aksi bejat sang kakek adalah ibu teman sekolah LA.

“Dia curhat sama teman sekolahnya, temannya ceritain ke Ibunya, Ibu temannya menelepon saya, memberitahukan masalah itu,”pungkas Aling.

Aling dan kedua anaknya yang saat ini berada di Jakarta, sudah melaporkan kepada pihak Kepolisian Polres Singkawang. Laporan polisi teregister No.: IBL/81/IV/2017/Kalbar/Res.Skw.

Hasil visum dari RS setempat juga telah diserahkan kepada pihak Polres Singkawang.

Tapi, sayangnya sang kakek yang telah melaporkan kepada pihak berwajib, berhasil melarikan diri dan menghilang hingga detik ini.

Kakek bejad tersebut, sempat terlacak melarikan diri ke Bengkayang.

Diperkirakan Kon terancam pasal 76D UU No. 35 tahun 2014 tetang perlindungan anak.

Masyarakat Singkawang berharap polisi bertindak cepat menangkap kakek Kon untuk memepertanggung jawabkan perbuatannya. (Bobon Santoso)

Pos terkait