Brigjen Teddy Minahasa Mendapat Bintang Tanda Jasa Bhayangkara Nararya

Oleh Hendra Usmaya

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Karo Paminal Divpropam Polri yang juga anggota tim ahli Wakil Presiden, Brigjen Teddy Minahasa memperoleh bintang tanda jasa Bhayangkara Nararya.

Presiden RI Jokowi menyematkan bintang tanda jasa tersebut pada Upacara Syukuran HUT Bhayangkara ke 72 yang berlangsung di Istora Senayan, Rabu (11/7/2018). Brigjen Teddy adalah satu dari sejumlah insan Polri yang mendapat bintang tanda jasa dan tanda kehormatan, karena prestasi dan pengabdiannya.

Sebagaimana diketahui, Peraturan Kapolri No. 4/2012 Tentang Tata Cara Pengajuan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menyebutkan bahwa Bintang Bhayangkara Nararya diberikan kepada anggota Polri atas dasar prestasi yang tidak terikat masa bakti dan memiliki masa kerja dalam dinas Polri selama 24 (dua puluh empat) tahun secara terus menerus tanpa cacat.

Brigjen Teddy adalah lulusan SMA Negeri 3 Pasuruan, lulus Akpol 1993, Untag 2001, PTIK 2003, Sespimpol 2007 dan Susjab Kapolres 2011. Saat ini Brigjen Teddy Karo Paminal Divpropam Polri yang juga anggota tim ahli Wakil Presiden.

 

85 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.