Bumdes Sukabangun Klarifikasi Berita Amunisi

  • Whatsapp

oleh Dedy/Teguh

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID-Pada Kamis (26/3/2020) lalu Bumdes Sukabangun,Ketapang, Delta Pawan, Kalbar mengundang Amunisi danJumadi dari LSM Laki.

Tujuannya untuk klarifikasi berita Amunisi terbitan 7 Maret 2020 lalu.

Pertemuan dimulai pukul 09:35 pagi tepat di ruang kerja PJ, tapi rapat tak berlangsung lama karena beberapa pengurus Bumdes tak hadir, hanya KetuaBumdes yang hadir.

Seperti yang disampaikan oleh Sukardi selaku PJ, mengenai pemberitaan amunisi yang terbit pada tanggal : 07 Maret 2020 lalu, dihadirkan Direktur Bumdes yang biasa dipanggil Udin

“Hari ini kami mengarapkan sekali lagi tentang pemberitaan Bumdes, terutama tentang laporan dan juga penilaian Dana yang dibocorkan Bumdes oleh pemerintah desa sukabangun, mungkin akan lebih baik lagi disampaikan oleh Direktur Bumdes apa saja yang telah dilaksanakan, kemudian kapan mulainya pelaksanaan,”ujarnya Sukar.

Hairudin selaku ketua Bumdes mengatakan kegiatan Bumdes berlangsung baru terlaksana pada beberapa bulan yang lalu yang jumlahnya 213 juta dengan rincian yang baru saja di jalankan baru hanya mesin molen, tenda 2 gawang, kursi, mesin genset, dan tempat gudang penyimpanannya yang disewa, serta Dana yang masih ada yaitu, 200 an lebih yang masih tersimpan di Bank

“Ada pun untuk lainnya belum kami laksanakan, jadi itulah yang sudah kami terima dari desa berdasarkan pengakuan Hairudin,” katanya.

Lalu Heri selaku sekdes menuturkan, ada wacana Dana Bumdes ingin digunakan untuk simpan pinjam, namun adanya sedikit kehawatiran.

Namun keingintauan masyarakat hasil dari natulen rapat yang sering diadakan oleh desa apa saja sebagai contonya yang ingin diajukan? Karna keuangan desa sudah ada dan mau dibuat apa, seharusnya sebelum melalui konsep kita harus punya wacana terlebih dahulu, apa yang sekiranya ingin kita lanjutkan sudah tertera di situ, hasil natulen rapat pada tanggal dan bulan berapa serta penyerahan uangnya kepada siapa kita pun tau.

Bendahara desa menjelaskan,” saya memberikan Dana tersebut melalui Bank dan tidak kes kepada mereka, dan ada 4x saya mentransfer pada tanggal :
25-07-2019 sebesar 70 juta, 06-08-2019 sebesar 20 juta,
08-08-2019 sebesar 18 juta, dan trahir :-22-11-2019 sebesar 105 juta,” ungkapannya.

Di saat rapat berlangsung Jumadi yang menjadi narasumber Amunisi angkat bicara,”saya selaku narasumber mendapatkan laporan dari warga setempat bahwa desas desus Bumdes desa sukabangun tidak jelas, dan pertanyaannya selama ini dimana kegiatannya? Namun keingintauan kebenarannya saya selaku L.S.M Laki Ketapang, sebagai sosial kontrol sudah menjadi tugas kami untuk mengawasi keuangan negara, untuk kepentingan dan mensejahterakan masyarakat, kemudian saya langsung komfirmasi ke desa kepada Heri selaku sekdes pada saat itu, ketika saya bertanya tentang Dana Bumdes jawab Heri selama ini dari tahun 2017 sampai sekarang belum ada laporannya, kata Heri,” ujar Jumadi.

Lalu kemudian Jumadi meminta kepada awak media Amunisi untuk diberitakan, dikarnakan di situ adanya dugaan penyelewengan Dana Bumdes. “, Jadi saya selaku narasumber ini bukan dari saya, tetapi dari Heri juga selaku sekdes sekarang,” cetusnya Jumadi kepada awak media Amunisi.

Jumadi menegaskan bahwa dalam rapat desa seharusnya mengundang tokoh masyarakat untuk hadir agar masyarakat pun tau serta ada pula masukan dalam rapat tersebut, agar tidak terjadi sesuatu hal yang seperti ini, pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *