Bupati Bantaeng Sambangi Kecamatan Sinoa dan Ulu Ere

  • Whatsapp

Oleh Supriadi Awing

BANTAENG, AMUNISINEWS.CO.ID-  Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin bersama beberapa Kepala OPD lingkup Pemkab Bantaeng, mengunjungi Dua Kecamatan. Kunjungan dimaksudkan untuk mengenali lebih dalam seperti apa keinginan warganya agar bisa menjadi masukan dalam mengambil kebijakan selama 5 tahun mendatang.

Kunjungan pada hari Selasa, 30 Oktober 2018 itu merupakan rangkaian Kunjungan Kerjanya ke seluruh wilayah kecamatan yang dimulai Senin pekan ini. Kedua kecamatan tersebut berada di sisi Barat dan berbatasan dengan Kabupaten Jeneponto.

Diketahui jika Ulu Ere dan Sinoa memiliki Sumber Daya Alam yang berpotensi untuk dikembangkan pada sektor pariwisata. Hal ini mengemuka lebih jauh saat Bupati Bantaeng mendengarkan aspirasi masyarakat.

Bahkan salah seorang warga Ulu Ere, Mahmuddin berharap agar seluruh instansi dapat mengambil peran dalam pengembangan agrowisata. Oleh Bupati ini dianggap sebagai masukan berarti untuk langkah strategis berikutnya.

“Tujuannya agar warga di daerah ini bisa mendapat feedback dari kunjungan wisatawan di daerah ini,”, tutur Mahmuddin.

Sementara warga Kecamatan Sinoa, Ahmad menyampaikan jika buah naga sangat potensial dikembangkan di daerahnya. Dibuktikan dengan produksi buah naga yang ditanamnya selama ini mampu meningkatkan taraf hidup ekonominya. Namun demikian, dirinya meminta Pemkab agar lebih memperhatikan potensi pertanian.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Bupati bertutur bahwa Pemerintah saat ini telah menyiapkan rancang bangun untuk memaksimalkan layanan Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dikatakan, masyarakat sedapat mungkin bisa merasakan manfaat langsung dari perkembangan pariwisata.

“Kami sedang merancang pola yang diharapkan masyarakat mendapatkan dampak langsung dari kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bantaeng,” tuturnya.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti, Bupati juga mendatangi rumah-rumah warga di Kecamatan Sinoa. Tentu saja untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Keduanya larut dalam diskusi banyak hal.

Pos terkait