Bupati Tandatangani Rekomendasi Langganan Media, Kabag Humas Ngaku Kecolongan

  • Whatsapp

Oleh Hamzah Sila

JENEPONTO, AMUNISINEWS.CO.ID-  Terkait adanya rekomendasi berlangganan media yang dikeluarkan oleh Bupati Jeneponto, H. Iksan Iskandar dinilai kurang bijak terhadap pekerja jurnalis pembawa media, untuk berlangganan di sekolahan, diberbagai wilayah di kabupaten Jeneponto.

Dengan adanya surat rekomendasi tersebut, pertanda, bahwa Pemkab. Jeneponto dinilai sudah tidak menghargai lagi tentang adanya kebebasan pers, dan seakan awak media terutama rekan wartawan pembawa media mulai mau atur atur atau ditaktis, oleh jajaran Pemkab. Jeneponto.

Entah kenapa baru kali ini wartawan di Kab. Jeneponto mulai mau ditaktis atau mau diatur oleh pihak Pemkab Jeneponto padahal terkait pekerja jurnalis, bukan bawahan Bupati tetapi melainkan hanya sebatas mitranya saja, sebagaimana lembaga Pers adalah mitra pemerintah yang berkedudukan sebagai pilar ke 4.

Terkait penandatangan rekomendasi tersebut, Bupati, H. Iksan Iskandar dinilai tidak jelih saat mau bertandatangan, sebab Kop surat rekomendasi yang disedorkan oleh salah satu oknum jurnalis, terterah Pemerintah Kab. Jeneponto Dinas Pendidikan Kebudayaan, sehingga yang layak menandatangani, adalah Kadisdikbud Jeneponto, bukan Bupati.

Terkait itu, Abd. Rajab Tamrin selaku anggota Himpunan Wartawan Turatea (HIWAR), kepada Media ini menjelaskan, bahwa dia menemui Kabag Humas Pemkab. Jeneponto, Syarifuddin Lagu di ruang kerjanya pekan lalu dan megatakan, Kabag Humas mengaku kecolongan memberikan paraf.

“Saya mengaku kecolongan memaraf surat rekomendasi berlangganan media itu karena saya sedang sibuk dan juga kedua oknum wartawan itu sering kali ada di Rujab jadi saya pikir ini arahan Bupati dan pak Bupati juga saat disedori untuk bertandatangan, juga saat sibuk jadi tidak teliti lagi,” kata Abd. Rajab, menyerupai tutur Kabag Humas. Jumat, 14 September 2018.

Atas rekomendasi itu, membuat rekan wartawan utamanya rekan pembawa Media meresah, karena merasa kehilangan rezeki di tangan para Kepsek langganannya, yang selama ini berjalan lancar.

Namun setelah adanya arahan atau pesan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Jeneponto, Nur Alam yang katanya disampaikannya ke para kepala sekolah bawahannya saat rekreasi di Bira Bulukumba, bahwa jagan terima koran tanpa ada rekomendasi dari dirinya yang dibawa wartawannya.

Namun pernyataan Kadisdikbud itu yang gencar diisukan oleh sejumlah Kepsek SD terutama di wilayah Cabang Dikbud Kec. Tamalatea dan Bontoramba, Sekretaris Dikbud bersama Ketua PGRI Jeneponto, saat jumpa Pers tidak membenarkan, kalau Kadis, Nur Alam mengatakan itu.

Sekalipun hasil jumpa pers, Ketua PGRI bersama Sekretaris Dikbud Kab. Jeneponto menyatakan bahwa rekomendasi itu tidak akan diberlakukan, namun pihak Kepsek tetap tidak mau melayani rekan wartawan, tanpa ada info pembatalan dari Kadisdikbud Kabupaten ke UPTD.

 

Pos terkait