Bupati Tolitoli: Polisi dan Polhut harus Tangkap Pelaku Pembalak liar

  • Whatsapp

Oleh, Hariyanti

TOLITOLI, AMUNISINEWS.CO.ID.- Dalam pantauan awak media amunisinews.co.id. semenjak Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi tengah  mengambil alih kehutanan Kab.Tolitoli  diduga perambahan hutan makin merajalela

Kerna ada beberapa mobil truk muat bantalan memasuki  somel  yang berbeda. saat sopir truk di komfirmasi oleh awak  amunisinews.co.id. mereka masing mengatakan yang sama, mereka hanya sopir. Dan tidak membawa sehelai pun kertas dokumen penebangan maupun pemuatan kayu bantalan dengan alasan mereka hanya disuruh muat dan mengantar  tidak mengetahui apa apa.

Berapa hari kemudian awak media  amunisinews.co.id. dan warta komentar  menemui salasatu sumber atau petugas yang di Polsek dan menanyakan tentang  mobil truk  tidak membawa surat  ijin  pemuatan tidak  ditindak  dan   mengenai perambahan  hutan   di benarkan .

Menurut  sumber  mereka sudah sering turun  untuk melihat  perambah hutan dari hasil laporan  masyarakat.namun yang di temui hanya kayu bantalan pemiliknya sudah  melarikan diri. kata sumber, juga  kalau adapun surat ijin penebangan  kayu lengkap namun tempat penebangan kayu beda dengan disurat yang tertera. contohnya surat ijin penebangan di desa Oyom namun yang ditempati penebangan di desa Janja. Hal ini disebut oleh petugas  yang bertugas di kecamatan Lampasio.

Pada tanggal.  11  Desember 2019  saat upacara  ulang tahun kabupaten usai,  wartawan meminta tanggapan dari bupati Moh Saleh Bantilan SH.MH. tentang yang diduga ada pembalak liar.  Bupati Moh Saleh meminta kepada petugas agar  polisi dan polhut  menangkap,  kerna menurut bupati bisa merugikan daerah.

 

 

 

 

Pos terkait