Dana Bagi Hasil untuk Kaltim Seharusnya Menerima 20%

Oeh, Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) yang merupakan daerah yang kaya Sumber kekayaan alamnya, tapi sampai hari ini msih minus infrastrukturnya, baik air bersih, jalan, maupun listrik.

Tentunya daerah yang penghasil terbesar penyumbang pendapatan pemerintahaan pusat.dan seharusnya daerah Kaltim dana bagi hasil dari pusat ke daerah harus lebih besar minimal 15-20 %.dana bagi hasil untuk Kaltim.

Lebih lanjut ditegaskan, Aji Mimi Mawarni, ST. MM, wanita yang murah senyum, dan bersahaja, Senator dari Kaltim, Komite ll, yang membidangi infrastrukur ini menjelaskan daerah Kab. Kutai Kertanegara, kebutuhan air bersih masih sangat memprihatinkan, karena mayoritas masyarakatnya masih belum bisa memenuhi kebutuhan air bersihnya.

Perusahaan daerah air minum terutama di daerah pinggiran Kab. Kutai Kartanegara seperti menghadapi buah simakalakama, disatu sisi harus mengejar profit agar perusahaan bisa tetap hidup dan tumbuh, tapi disisi lain harus mengerjakan proyek air bersih yang tidak ada untung nya demi melayani masyarakat.

Infrastruktur jalan juga masih sangat memprihatinkan, jarak tempuh antar kecamatan di kabupaten Kutai Karta negara masih harus ditempuh sampai 6 jam, bahkan kalau ada truk-truk yang lewat dan mengganggu jalanan malah bisa sampai  menginap.

Di daerah pedesaan Kab. Kutai Kartanegara masih banyak desa-desa yang masih belum dialiri listrik, padahal listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Untuk anggaran infrastruktur baik untuk jalan, air bersih dan listrik, mestinya besarannya  jangan disamakan dengan di pulau Jawa, karena geografisnya sangat berbeda,

“Kaltim termasuk daerah yang menyumbangkan pendapatan ke pemerintah pusat paling besar di Indonesia, tapi realitasnya hari ini masih minus infrastruktur,  itu sangat memprihatinkan. Untuk itu mestinya dana bagi hasil minimal harus dapat 20%. Dengan bagi hasil 20% infrastruktur di Kaltim akan menjadi maju,” tegas Aji Mimi Mawarni, Kamis,(10/0/2019).di Senayan,Jakarta-Pusat.

Dia berharap ke depan pemerintah pusat dan daerah harus  selalu bersinergi, agar ketimpangan kususnya di bidang infrastruktur akan bisa diatasi.

“Dia sangat setuju mengenai rencana  pemindahan ibukota di Kaltim.  Dengan adanya pemindahan ibukota, tentu infrastruktur  di Kaltim akan semakin maju. Perlu diketahui Prov. Kaltim merupakan paru-paru dunia, maka konsep pembangunan ibukota yang baru nanti jangan sampai merusak ekosistem, sehingga lingkungan akan tetap terjaga,” tegasnya.

 

173 kali dilihat, 13 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.