Demo Buruh di PT.K, diduga PHK Sepihak

  • Whatsapp
Unjuk rasa di PT K di desa Kareo Jawilan Kab.Serang -Banten

Oleh : Yadi

Unjuk rasa di PT K di desa Kareo Jawilan Kab.Serang -Banten

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID–Disaat putra bangsa krisis pekerjaan, issu banyak tenaga kerja asing masuk ke  Indonesia yang berdampak menambah angka pengangguran bagi anak bangsa yang dambakan mendapat pekerjaan.

Sebanyak 30 orang yang mengatasnamakan serikat pekerja PUK- FSPNI melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang PT K tepatnya di desa Kareo kecamatan Jawilan kabupaten Serang. Dan PT. K yang memproduksi ban sepeda dan ban motor

Mereka menuntut kepada pihak perusahaan agar Mempekerjakan tenaga Asing harus sebagaimana mestinya, Pekerjakan kembali Ketua serikat PUK F-SPNI, masuk kerja pada hari minggu/hari libur perusahaan harus membayar upah lembur, PHK sepihak ketika masih dalam kontrak kerja, maka sisa kontraknya harus di bayarkan, ujar Timang, Ketua PUK F-SPNI pada amunisinews. yang ditemui di lokasi aksi buruh berlangsung.

Sementara, pihak Perusahan belum bersedia ditemui oleh amunisinews untuk di konfirmasi, sejumlah aparat di turunkan kelapangan, terlihat dari unsur TNI dan POLRI berjaga di depan dan di dalam halaman Perusahan.

Diduga banyak mempekerjakan tenaga kerja asing di segala divisi,  sementara pekerja asing  hanya diperbolehkan bekerja dibagian bagian tertentu saja, seperti  tenaga tehnisi atau pemasangan mesin enginering dan bagian bagian yang belum difahami oleh tenaga lokal.

Selebihnya tenaga lokal lah yang harus diberdayakan, mengingat banyaknya pengangguran dinegara kita, tingkat kebutuhan yang makin mendesak.

Sementara angka pengangguran makin tinggi,  lapangan pekerjaan didominasi oleh tenaga kerja asing, sungguh ironis memang PT. K yang diduga mempekerjakan tenaga kerja asing berasal dari Cina dan Taiwan sangatlah merugikan bangsa ini,  karena putra bangsa masih sangat membutuhkan pekerjaan disegala bidang.

Putra bangsa Indonesia pun banyak yang mempunyai bakat dan keahlian disegala bidang, maka dari itu seharusnya mereka layak untuk mendapatkan pekerjaan di negaranya sendiri.

Karena pekerjaan disektor industri didominasi tenaga kerja asing, sehingga banyaknya para pengangguran di negeri ini, tambah Timang.

 

editor: maliki hd

Pos terkait