Diduga Jual Hutan Sepadan Sungai, Kades Baturusa Dilaporkan ke Tipikor Polda Babel

Oleh Herman Saleh

PANGKALPINANG BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID–Diduga telah menjual Hutan Tanah Sepadan Sungai yang terletak disisi jalan raya Kilometer 10 Baturusa Kecamatan Baturusa Kabupaten Bangka, Maryanto oknum Kepala Desa Baturusa dan kawan-kawan dilaporkan oleh warganya ke Tipikor Polda Kepulauan Bangka Belitung pada Tanggal 28 Agustus 2017 yang lalu.

Pelapor atas inisial DW kepada Amunisi News pada Sabtu ( 10/3/2018) di sebuah Warung Kopitiam di Pangkalpinang menjelaskan, saat ini sudah beberapa saksi yang terkait sudah diperiksa Tipikor Polda Kepulauan Belitung termasuk Kadusnya,

“Sudah beberapa orang yang diperiksa Polda, termasuk yang mengaku tanah itu miliknya dan Kadusnya¬† Iwan Bastoni sudah Kamis (8/3) yang lalu diperiksa Polda,” ujarnya.

Kemudian masih kata DW, setau saya Tanah itu masuk Hutan resapan Air yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka berdasarkan Perda No.1 Tahun 2013,

“Lokasi itu masuk Kawasan Sepadan Sungai berdasarkan Perda No.1 Tahun 2013 dan itu ada buktinya pada saya,” tegas DW

ementara itu Maryanto alias Abot Kades Baturusa saat ditemui (9/3/2018) dikantornya mengaku kesal dengan DW karena sudah melaporkannya ke Polda padahal DW itu merupakan temannya sendiri,

“DW itu teman saya pak, saya sudah cukup baik kepada DW, mengapa melaporkan saya ke Polda,” keluh Maryanto.

Diakui Maryanto, selain Hutan yang kanan, tanah yang tambak udang juga mau kami minta untuk kerjasama dengan BUMDes,

“Hutan yang kiri yang Tambak Udang juga mau kita minta untuk kerjasama dengan BUMDes,” terang Maryanto.

 

 

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *