Diduga Proyek Idle Capacity Spam Tak sesuai Speck dan RAB

  • Whatsapp

Oleh: Herman Saleh

KOBA,BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID – Proyek Pemanfaatan Idle Capacity Sistem Penyediaan Air Minum kabupaten Bangka Tengah yang dikerjakan Satker Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang berlokasi di Desa Teru dan Beruas diduga dikerjakan tidak sesuai RAB dan Speck.

Hal tersebut terpantau oleh amunisinews.com dilapangan pada Rabu (15/11/2017), terlihat ada pompa yang diganti dengan pompa duduk dan panelnya tidak satu merk dengan pompa berarti proyek itu tidak sesuai RAB. Padahal dalam RABnya, pompa itu harus menggunakan pompa berdiri dan untuk panel dalam RABnya harus satu merk dengan pompa karena untuk memudahkan maintenance.

Berdasarkan papan plang proyek, proyek itu dikerjakan oleh Satker Spam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan lokasi kabupaten Bangka Tengah sedangkan pelaksanaan oleh CV Kenangan dan pagu dana Rp.954.826.000,- serta Nomor kontrak ;2/LK/AM-BB/APBN/IV/2017 dengan tanggal kontrak 21 April 2017 dan masa pelaksanaan 150 hari kalender dan diawasi oleh konsultan CV SELVIRA, adapun sumber dana APBN 2017.

Sementara Kepala Satker Spam Provinsi Bangka Belitung Dedes ST saat dikonfirmasi via WA menjelaskan, diawal kontrak memang menggunakan mesin berdiri dan setelah di lakukan Adendum, kita menggunakan mesin duduk,

“Setelah saya mendapat keterangan orang lapangan, kira-kira seperti ini penjelasan kami:

Betul, di awal kontrak/lelang kami masih mencantumkan pengadaan & pemasangan pompa vertikal (asumsi/dentifikasi awal : kerusakan pompa total, sehingga harus diganti). Setelah melalui pengukuran, pengecekan & pengetesan lebih detil bersama teknisi di lapangan saat setelah kontrak, kondisi pompa yang lama (pompa duduk) masih dapat diperbaiki atau tidak harus diganti total, namun cukup hanya mengganti bagian motor pompa saja (sehingga lebih hemat/efesien dalam penggunaan dana). Adapun dana sisanya dapat digunakan untuk pembenahan unit lain di sistem Teru – Beruas, sehingga dapat lebih mempercepat pembenahan sistem Teru – Beruas”, jelasnya

Selanjutnya Dedes jelaskan lagi untuk panel sudah sesuai tipe pompa yang akan dipakai setelah dilakukan perbaikan,

“Panel pompa yang digunakan sudah sesuai dengan tipe pompa yang akan dipakai (setelah perbaikan)”, jelas Dedes pengganti Budiman ini.

 

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *