Diduga Tidak Puas Dana 1,5 M, Jadikan Lahan Pungli PORDA Pinrang

  • Whatsapp

Oleh : Tim/HS

TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID – Disinyalir tidak puas dengan anggaran Rp.1,5 Miliyar yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, pengurus KONI masih mengumpulkan uang dari sejumlah OPD untuk kepentingan PORDA di Kab.Pinrang Sul-Sel

Seperti diberitakan pada Media ini sebelumnya bahwa per sekolah, KONI yang diduga dikendalikan oleh salasatu oknum caleg partai Nasdem untuk provinsi, mematok sebesar Rp1.100, dari jumlah SD di Takalar mencapai 235 dan SMP 28 total 263.

Sumber Media ini menyebutkan, bahwa Ilham Dg Tawang yang disinyalir sebagai kaki tangan KONI, menggunakan sistim mengumpulkan Kepsek Kec. Mangarabombang seperti dalam rapat K3S dihadiri langsung Ilham dan minta dari segenap Kepsek.

Selain itu juga ada uang yang dikumpulkan Ketua K3S kemudian dijemput oleh Ilham, seperti di Kecamatan Galesong Selatan, kata sumber.

Jadi uang per-sekolah dikumpulkan melalui rapat K3S, oleh Ketuanya, Abd.Azis Rani kemudian dijemput salah seorang pengurus KONI, Ilham Lira.

Sumber mengatakan, bahwa sasaran empuk KONI mengumpulkan uang, bukan sebatas sekolah tetapi juga ke semua OPD dalam lingkungan Pemerintah daerah.

Boleh dikata, bahwa tidak bisa dibayangkan betapa besarnya uang yang dikumpulkannya, dari OPD tersebut, dimulainya dari Kepsek, Kepala desa, Lurah, Camat dan Dinas lainnya.

Karena OPD tidak ada yang berani membantah dengan surat bernomor 005/2780/umum tertanggal 27/09 yang ditandatangani Bupati, Syamsari Kitta.

Dalam surat yang ditunjukkan di Media ini tertulis dua point dijadikan dasar dan tidak berani dibantah, masing-masing ikut serta berpartisipasi bersama kontingen Koni ke Kabupaten Pinrang, minimal menghadiri acara Porda.
Ikut serta berpartisipasi menggunakan seragam Tim penggembira Porda yang akan disampaikan pengurus Koni.

Ratusan juta rupiah yang dikumpulkan Koni kata sumber, dijanjikan kostum olahraga tetapi yang muncul hanya sepatu dan 1 lembar baju kaos yang menurut sumber harga dipasaran tidak lebih dari Rp100rb sedangkan sepatunya hanya Rp150rb.

Sejumlah Kepsek tak terima diperlakukan oleh pengurus KONI, selain mengaku di telantarkan di Pinrang juga tidak sesuai pakaian yang dijanjikan dengan uang yang disetornya tersebut, ucapnya dengan kesal para Kepsek.

Pengurus Koni, Ilham Lira yang di konfirmasi beberapa hari lalu, mengakui semua itu tetapi kostumnya katanya akan dilengkapi nanti setelah di Pinrang.

Sedangkan ketua K3S Kec. Galesong Selatan, H.Rani yang dikonfirmasi via ponselnya (26/09) juga mengakui dengan dasar surat Buupati.

 

Pos terkait