Diimbau Berobat ke Fasilitas Kesehatan Ditunda bagi Warga Jakut

  • Whatsapp

Oleh, Tim/red

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Utara mengimbau masyarakat untuk menunda berobat ke fasilitas kesehatan seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), klinik, maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Imbauan bertujuan untuk meningkatkan jaga jarak sosial (social distancing) di fasilitas kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Corona (COVID-19).

“Kami imbau masyarakat untuk menunda dulu untuk berobat ke fasilitas kesehatan. Ini semata-mata untuk meningkatkan jaga jarak sosial agar masyarakat terhindar dari COVID-19,” kata Yudi Dimyati, KaSudinkes Jakarta Utara, Selasa (24/3).dirilis.utara.jakarta.go.id.

Lanjutnya, dijelaskan adanya penundaan berobat diperuntukkan bilamana sakit yang diderita tidak mengalami keluhan berlebih. Semisal mengunjungi ke poli gigi puskesmas atau rumah sakit hanya untuk membersihkan karang gigi atau sekadar mengecek kadar gula darah dan kolesterol.

“Tapi kalau yang bersifat penting karena mengalami keluhan itu justru diwajibkan datang ke fasilitas kesehatan. Contohnya ibu hamil yang sudah mengalami kontraksi kelahiran harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Untuk menyiasati penundaan berobat tadi, ia menyarankan agar masyarakat menghubungi dokter yang biasa menangani keluhan yang diderita melalui media komunikasi daring (online).

Hal ini dianggap efektif lantaran pasien tidak perlu bertatap muka secara langsung untuk saling menjaga jarak sosial agar mencegah penyebaran COVID-19.

“Cara ini yang mau kami coba terapkan kepada pasien dan dokter. Pengobatan online. Pasien bisa menceritakan keluhannya via aplikasi WhatsApp. Bahkan jika jarak kediaman pasien tidak jauh, obat bisa diantarkan kurir,” tutupnya.

 

Pos terkait