Dikendalikan dari Lapas,Dua Pelaku Pengedar Narkoba Dibekuk Polsek Koja

  • Whatsapp

tersangka-narkoba-syamsuri-megapolitan

AMUNISINEWS.COM, JAKARTA- Dua pria yang diduga pengedar narkoba, masing-masing RE (44) dan TS (26) ditangkap Polsek Koja di Apartemen Sentral Timur Lantai 20 No. A 2015 D Kel. Pulo Gebang Kec. Cakung Jakarta Timur pada hari Minggu, 11 September 2016 sekitar pukul 21.00 WIb. Keduanya  rupanya melakukan peredaran narkoba dengan kendali dari Lapas Bulak Kapal Bekasi.

Kompol Supriyanto Kapolsek Koja menyebut RE dan TS melakukan peredaran narkoba sebagai kurir bandar narkotika dari kakaknya sendiri yang berada di dalam penjara Lapas Bulak Kapal Bekasi. Melalui telepon Sarip alias Arip als Tolok dari dalam lapas memberikan order, lalu RE dan TS mengambil barang narkotika di suatu tempat yang sudah ditentukan dari orang suruhan Sarip.

“Setelah menerima barang kedua orang tersebut langsung membaginya di apartemen Sentral Timur yang disewanya untuk diantarkan ke pemesannya.”Paparnya di Mapolsek Koja Jakarta Utara, Kamis  (22/09/2016).

“Anggota Polsek Koja mendapatkan informasi bahwa ada transaksi peredaran dan jual beli narkotika di TKP lalu melakukan observasi. Hasilnya pada hari minggu 11 September 2016 sekitar pukul 21.00 WIB kami melakukan penangkapan di apartemen Sentral Timur Lantai 20 No. A 2015 D terhadap RE dan TS,”tambah Kapolsek Koja kepada media ini (22/09/16).

Dari hasil penangkapan ini terdapat barang bukti yang didapatkan berupa 3 bungkus plastik narkotika jenis sabu dengan berat 31,27 gram, 4 bungkus plastik berisi 401 butir pil ekstasi berlogo Cell warna kuning, 1 bungkus plastik klep berisi 400 butir ekstasi berlogo cell warna kuning, 2 bungkus plastik warna hitam berisi daun ganja kering dengan berat 520 gram, 1 unit timbangan, uang tunai Rp. 260.000,-, satubuah tas merk lois warna abu abu dan tas merk polo berwarna coklat.

Menurut Kompol Supriyanto Kapolsek Koja,”Pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) lebih sub pasal 111 ayat (1) Undang Undang RI No. 35 Tahun 2009,”pungkasnya. Samsuri

Pos terkait