Dipandu Ustadz Ahmad Hariyanto, Bazis Jakpus Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

  • Whatsapp

Oleh Hendra Usmaya

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID-Badan Amal, Zakat, Infak, Dan Sedekah, Jakarta Pusat, Rabu (18/7) di Jakarta mengadakan program Jakarta Mandiri. Program Jakarta Mandiri ini menjadi salah satu bagian dari lima kegiatan Bazis Jakarta Pusat.

Acara yang dibuka oleh dibuka oleh Haikal Shodri,  Kabag Kesra Pemkot Jakarta Pusat  ini  Ka, Bazis Drs Jamhuri serta dihadiri 104 peserta  dari 8 kecamatan dan 44 kelurahan wilayah Jakarta Pusat.

Praktisi Pemandi Jenazah Ustadz Drs Ahmad Hariyanto dari RS Jantung Harapan Kita, yang hadir sebagai nara sumber bersama Ketua MUI Jakarta M Jusuf Amman, mengatakan Program Jakarta Mandiri adalah program pelatihan, termasuk pemulasaraan jenazah.

“Pemulasaraan jenazah ini adalah prosedur penanganan jenazah mulai dari cara mempola kain kafan, memandikan, mengkafankan jenazah, menyolatkan jenazah hingga memakamkan jenaza,” jelas Ajmad Hariyanto.

Kaitannya dengan pelatihan Pemulasaraan ini, kata Ustadz Ahmad Hariyanto untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan umat islam dalam melakukan pemulasaraan.

“Pemularasaan ini  hukum fardu kifayah alias wajib. Seperti disebutkan daam sebuah hadist bahwa kewajiban orang muslim terhadap sasamnya adalah menjawab salam, menjenguknya ketika sakit, menyelenggaran jenazah, memeuhi undangan dan mendoakan orang bersin. Jadi jelas pemulasaraan jenazah menjadi kewajiban sesama muslim,” jelas Ustadz Ahmad penulis buku Kaifiyat Pemulasaraan Jenazah ini..

Intinya,  menyelenggarakan jenazah sesama muslim sejak dari memandikannya, mengafani, dan menyalatkannya hingga ke pemakamannya itu adalah fardu kifayah, yang harus dilakukan oleh umat Islam.

Nah, untuk menjalankan fardu kifayah ini dengan benar harus terus dilakukan pelatihan pemulasaraan kepada umat islam.

Fardu kifayah dalam ajaran agama Islam adalah status hukum yang wajib dilakukan. Namun, bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain, kewajiban ini gugur.

Sementara itu Ketua Bazis Drs Jamhuri mengatakan kegiatan Bazis Jakarta Pusat ada lima, 1) Jakarta cerdas  adalah bea siswa untuk  santri dan mahasiswa,   2) . Jakarta Bertaqwa bantuan untuk masjid, mushalla dan majelis  taklim,     3). Jakarta Peduli merupakan program  santunan yatim piatu dan kaum dhuafa   4) Jakarta Mandiri yaitu pelatihan- pelatihan ketrampilan.   5). Jakarta Sadar  Zakat, edukasi dan pengumpulan ZIS.

 

..

Pos terkait