Dilaporkan ke Sudin Tenaga Kerjaan Jakpus, HRD Menara Era: No Comment!

  • Whatsapp

 

JAKARTA,AMUNISINEWS.CO.ID- Karnawan (40) akhirnya pada Senin (6/8/18) melakukan Pengaduan ke Suku Dinas Ketenaga Kerjaan Jakarta-Pusat.

Pria paruh baya ini menafkahi keempat anaknya kini hanya bisa bernatap dan kesedihan bersama keluarga dan selalu berdoa agar mendapatkan apa yang diharapkan.

Padahal, Karnawan sudah bekerja di Perusahaan tersebut selama 18 tahun, Karnawan diberhentikan sepihak hanya karena saat libur kerja tidak datang dalam rapat yang digelar oleh management Menara Era.

Karnawan tidak menyangka jika ketidakhadirannya dalam rapat tersebut membawa malapetaka bagi kehidupan keluarganya, namun Ia tetap tegar menghadapi kenyataan dan optimis, Tuhan akan berikan yang terbaik untuknya.

Merasa diperlakukan tidak adil, Karnawan akan mengirim surat ke Gunernur DKI Jakarta agar menindak tegas Management Menara Era.

“Saya meminta hak saya berupa pesangon yang layak dan sesuai Undang Undang Tenaga kerja no 13 Tahun 2003,”tegas karnawan rawut wajah yang sedih.

Karnawan bekerja sebagai juru parking dengan SK pengangkatan karyawan tetap pada tahun 2003 dari pengelola Menara Era.

Namun kini Ia diputus hubungan kerja sepihak tanpa pesangon satu rupiahpun. Kini untuk menghidupi keempat anaknya, Karnawan berprofesi sebagai tukang ojek, tragis, pengelola Menara Era berbuat sewenang – wenang seolah tidak ada hukum di negeri ini.

Menurut Karnawan, pada 30/7/2018, Ia dipanggil pihak pengelola Menara Era yang dilanjutkan dengan pertemuan kedua. “Saya datang dengan harapan diperlakukan secara adil dan mendapat pesangon yang sesuai dengan masa kerja saya, namun ternyata hanya pelecehan yang didapat, karena, hanya ditawarkan pesangon Rp:1,4 juta yang disampaikan pada pertemuan kedua pada Jumat (3/8/18_,”katanya. Tentu saja Karnawan tidak terima keputusan tersebut upaya Dwi Partit gagal.

Tidak terima dengan kesewenang wenangan Widi (HRD) Menara Era, Karnawan melaporkan Menara Era kepada Sudinaker Jakarta Pusat,Senin 06/08/18, Ia berharap Sudinaker Jakarta Pusat memanggil pihak menegement HRD Pengelola perkantoran Menara Era. guna diberikan teguran keras atas perbuatan sewenang wenangnya dan menganjurkan menegement membayar pesangon sesuai UU tenaga kerja dan membayar upah selama Ia tidak bekerja.

Sementara itu Widi (HRD) saat dikonfirmasi rekan-rekan jurnalis terkait PHK sepihak yang ternyata pada hari yang sama Senin,6/8/18 red…berada di Sudinaker Jakarta Pusat hanya menjawab No comen…No comment..no comment dengan rawut wajah merah rasa ketakutan..

 

 

 

 

 

Pos terkait