Diprediksi, Ratusan Tenaga Kontrak Daerah T.A 2016 – 2017 Tidak Akan Diperpanjang ?

  • Whatsapp

Oleh Edison Surya

KRUI, AMUNISINEES.CO.ID – Menilik keterbatasan sumber daya ASN di lingkup pemkab Pesisirbarat pasca pemekaran, Bupati definitif pertama kabupaten Pesisirbarat Hi.Agus Istiqlal guna memperlancar sekaligus percepatan putaran roda pemerintahan Bupati Istiqlal menciptakan terobosan dengan membuka bursa penerimaan tenaga suka rela dan tenaga kontrak daerah Pemkab Pesisirbarat.

Ratusan bahkan diprediksi mencapai seribuan lebih pemkab pesisirbarat telah merekrut tenaga kontrak daerah untuk mengisi kekurangan jumlah tenaga ASN di kabupaten setempat.

“Dengan kondisi struktur organisasi pemerintahan kita yang terbatas, maka kita harus mencari solusi agar roda pemerintahan dapat berjalan lancar. Salahsatu nya kita membuka penerimaan tenaga suka rela dan tenaga kontrak daerah,” kata Istiqlal beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Di tahun anggaran 2016 – 2017 pemerintah pesisirbarat sudah mengangkat dan meng-SK kan Seribuan tenaga kontrak daerah untuk mengisi kekurangan tenaga ASN di lingkup Pemkab Pesisirbarat.

“Selain meminimalisir tingkat penganggura di pesisirbarat, mereka juga dapat menyelami langsung apa itu yang namanya abdi masyarakat,” ungkap Istiqlal.

Keberadaan tenaga kontrak daerah pesisirbarat tak sertamerta berjalan leluasa tanpa kontrol oleh pemkab setempat, para tenaga kontrak setiap waktu mendapat pantauan serta kontrol yang cukup ketat sebagai upaya untuk pemaksimalan kinerja dan tingkat kediaiplinan sebagai abdi masyarakat.

Dalam kesempatan bersama amunisinews, Bupati Istiqlal menuturkan dirinya bersama instansi terkait selalu berkoordinasi dalam kontrol dan evaluasi terhadap para tenaga kontrak tersebut.

“Akhir 2017 kemarin kita sudah terbitkan 900 SK tenaga kontrak, ini sebagai tenaga tambahan sebelumnya. Kemungkinan besar mengingan SK yang kita terbitkan berlaku untuk 1 (satu) tahun masa kerja,dari hasil evaluasi 300an lebih SK tenaga kontrak dimaksud tidak akan kita perpanjang,” tuturnya, Rabu (3/1/2017).

“Mereka yang tidak diperpanjang ada yang dikategorikan kurang disiplin, jarang absen dan sebagainya. Ada juga yang tidak akan kita perpanjang, mereka yang diketahui (red) pada masa-masa penerimaannya melalui perantara dan terindikasi memakai uang, hal ini sangat tidak saya benarkan, jika terbukti akan saya berhentikan,” tegas Istiqlal.

Dirinya menambahkan, ditahun 2018 dan selanjutnya, pemkab pesisirbarat tidak akan lagi membuka penerimaan tenaga kontrak daerah seperti sebelumnya.

“Saya atasnama bupati tidak akan lagi membuka penerimaan tenaga kontrak ditahun-tahun selanjutnya, terkecuali atas dasar mendesak, seperti operator atau dokter, itu juga akan kita pikirkan dulu mengingat anggaran,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *