Diresmikan, Pos Baca di Satria Mekar

  • Whatsapp

Oleh Rukmana

BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID-Membaca buku sudah menjadi hal yang langka di era digital sekarang ini,kemajuan teknologi telah merubah budaya dan kegemaran membaca bagi semua kalangan masyarakat.

Pengaruh internet juga sedikit banyak mempengaruhi minat baca di Indonesia. Sebanyak 132,7 juta orang Indonesia pada 2016 tecatat sebagai pengguna internet menurut data Perpustakaan Nasional 86,3 juta jiwa berada di Jawa (dirilis oleh tribunnews.com)

Melihat kondisi tersebut, Perpustakaan Nasional menghadirkan basis digital melalui aplikasi e – Pusnas dengan multy operating system dengaan multy device tablet atau smart phone.

Saat ini sudah ada 12834 judul dengan 125875 eksemplar buku aplikasi e – pusnas yang menjadi koleksi Perpustakaan Nasional hingga saat ini,(sumber perpustakaan nasional)

Dalam upaya membangkitkan minat baca terhadap anak – anak, Sanggar Cinta Baca yang diprakarsai oleh Roy Arsi Marbun Sekretaris Rt 13/12 Satria Mekar,Tambun Utara,Kabupaten Bekasi Jawa Barat membuat pos baca di perumahan Villa Gading Harapan V,Bekasi.

Menurut Roy,Pos Baca ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca bagi anak – anak,hal ini sangat penting karena dengan membaca buku kita dapat melihat dunia,dengan membaca buku kita akan berpengetahuan,katanya singkat.

kepedulian Roy terhadap kingkungan perumahan Vila gading harapan 5 sangat tinggi,Ia dikenal sosok yang ramah dan peduli

sementara itu Mia, narasumber dari sanggar cinta baca mengatakan,Indonesia ini berada pada urutan terendah dalam hal membaca,ini dikarenakan perkembangan teknologi gadget dan internet,

Peresmian pos baca dimeriahkan dengan cerita yang bermuatan mengajak dan memotivasi anak – anak untuk membaca,tentu saja kepiawaian Mia dan Franda dalam berdialog membuat suasana dalam acara tersebut sangat meriah dan bermuatan edukasi bagi anak-anak.

Yayasan Sanggar Cinta Baca Bogor,sebuah lembaga nirlaba yang berdiri sejak 14/09/2001 yang bertujuan untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,karena ini adalah amanah UUD45,saya sangat berharap perpustakaan ini betul-betul dipelihara dan dipertahankan keberadaannyakeberadaannya. “Tentu saja kita sepakat,anak-anak tidak hanya cerdas,tapi juga ber-ahlakul karimah,” ujar sumber dari yayasan sanggar cinta baca,Sabtu (24/11/18).

Pos terkait