Disayangkan! Bongkaran Bangli Camat Tak Terlihat di Giat Wilayah

  • Whatsapp
Alat berat robohkan bangli rata dengan tanah di Ngaban kec.Tanggulangin

Oleh : Tama/Lutfi Hermawan

Alat berat robohkan bangli rata dengan tanah di Ngaban kec.Tanggulangin kec.Tanggulangin

SIDOARJO,AMUNISINEWS.CO.ID – Puluhan bangunan liar (bangli) yang berdiri diatas sempadan jalan di ruas jalan  Surabaya – Porong desa Ngaban kecamatan Tanggulangin dirobohkan dengan menggunakan alat berat.Sebanyak 28 bangli diratakan dengan tanah oleh gabungan satpol PP kabupaten dan kecamatan Senin (18/12) dengan menggunakan bego.Penertiban disaksikan Danramil 0816/06 dan beberapa anggota,perwakilan polsek Tanggulangin dan beberapa petinggi satpol pp kabupaten menyaksikan guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan tanpa disaksikan Camat Tanggulangin tidak ada dilokasi.

Arie Prabowo kepada wartawan Senin ((18/12) Kasi Trantip kec.Tanggulangin mengatakan, penertiban dan pembongkaran ini, kita memang menjalankan program pemerintah karena untuk pengguna trotoar jadi kita juga untuk rumija (ruang milik jalan),sempadan jalan.Dan memang bangli (bangunana liar) ini sudah puluhan tahun berdiri,namun  dengan kesigapan kita bersama forkopimka dan satpol pp juga dibantu satpol PP kabupaten dan kepolisian bisa dengan aman dan lancar terlaksana dalam pembongkaran,trrang Arie.

Sebelumnya kita  sudah sosialsasi sejak januari sudah lebih 8 kali.Dan itu tidak ada keluhan, rata-rata mereka membongkar sendiri dan bangli  yang kebanyakan  permanen dan keramikan semua itu.Kalau menurut aturan, PKL  masih kita perhatikan asal menempati tempat yang tidak mengganggu,untuk bangli tidak ada relokasi,kami bertindak sudah sesuai  SOP untuk satpol pp itu bagaimana.Dengan keberadaan bangli yang ada sekitar 28 bangli yang hari ini(Senin -red) dirobohkan dengan menggunakan alat berat bego pungkas arie yang juga Plh Kades Boro tersebut.

,’’ Boleh berjualan ,silahkan berjualan tapi kita juga harus memikirkan pengguna jalan yang lain (pejalan kaki)mereka harus  datang pergi bersih pulangnya juga bersih. Mereka masih harus  memberi pengguna jalan  lainnya. Kita masih memberi kelonggaran untuk yang bongkar pasang,usai jualan harus bersih,asal tidak mengganggu jalan  untuk orang lain dan tidak ada keluhan masyarakat sekitar,” imbau Arie.

Dilokasi pembongkaran, yang sangat disayangkan dalam penertiban tersebut,Camat Tatang Priyadi tidak nampak dilokasi penertiban.Nampaknya (Camat satu ini) Camat Tatang  nampaknya kerap kali jarang dijumpai  disetiap kegiatan bersama Forkopimka lainnya…Hal ini menjadi tanda tanya wartawan, dan masyarakat Tanggulangin khususnya wartawan yang sedang meliput kegiatan dan kejadian yang ada di wilayah Tanggulangin.

Sementara rata-rata pemilik bangli mengatakan “eman” karena posisi di Ngaban itu sangat strategis dan kebanyakan kami dan mereka sudah menempati lebih dari 5 tahun. Sebetulnya kebanyakan mengusulkan agar dibina oleh pemerintah bukan di gusur,tapi karena adanya aturan yang jelas akhirnya mau gimana lagi ya, pasrah bahkan membongkar sendiri ungkap para pemilik bangli tersebut.

 

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait