Disdik Jabar Tawarkan Solusi Pindah Zonasi untuk Ortu Curang PPDB

Kadisdik (foto: bandungkita)

Oleh Andry

BANDUNG, AMUNISINEWS.CO.ID-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Dewi Sartika angkat bicara soal temuan pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 yang menumpang Kartu Keluarga (KK) ke alamat bukan domisilinya. Pemerintah menyiapkan solusi untuk orang tua yang melakukan kecurangan tersebut.

Dewi mengakui tim investigasi domisili PPDB Jabar menemukan 10 KK asal Kota Bandung yang mencurigakan, antara lain beralamat di Jalan Bali, Jalan Kalimantan, dan Jalan Sumatera. Sebab, menurut dia, tidak ditemukan siswa di domisili tersebut.

“KK-nya memang ada (di alamat tersebut), tapi orangnya (siswa) tidak di sana, itu yang menjadi persoalan. Yang Jalan Bali, Kalimantan, dan Sumatera begitu,” kata Dewi, Rabu (26/6/2019).

Ia akan menawarkan solusi kepada orang tua siswa yang menumpang KK untuk pindah jalur zonasi ke prestasi Konsekuensinya, Dewi menjelaskan, orang tua siswa tersebut harus lapang dada sekolah di swasta kalau terlempar dari jalur prestasi.

“Pada intinya kita berharap agar siswa tidak menjadi korban dan tetap harus sekolah,” katanya.

Menurutnya, tim investigasi terus bekerja menelusuri kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan PPDB tahun ini. Tim melaksanakan monitoring secara online maupun terjun langsung ke lapangan.

“Kita baca medsos, bahas pengaduan, alamat hasil pengaduan, atau yang mencurigakan kita cek di sistem. Kemudian terjun ke lapangan dipimpin Disdukcapil,” ujar Dewi.

94 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.