Disdik Kota Jambi akan Hapus 21 SDN dan Dimerger

Oleh, Aris

KOTA JAMBI, AMUNISINEWS.CO.ID – Puluhan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Jambi akan dimerger, merger sekolah tersebut karena mengalami kekurangan siswa. Hal ini diungkapkan Arman, Kepala Dinas pendidikan (Kadisdik) Kota Jambi. Ia mengatakan jika siswa kurang dari 120 pada satu SDN maka akan dilakukan merger.

Arman Kadisdik Kota Jambi menjelaskan, “Pihaknya telah melakukan verifikasi, ada 21sekolah yang akan dilakukan merger. “Kita akan ajukan dulu ini kepada Walikota, ” Ungkapnya.

Lanjut menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab SDN kekurangan murid. Diantaranya masalah disiplin guru, guru tidak kreatif, juga pembangunan SDN yang terlalu berdekatan dan sekolah swasta saat ini banyak yang bagus, “Katanya.

Ia Juga menambahkan, “Seperti di Buluran ada sekolah yang berhadapan, seperti diseberang lebih memilih madrasah, ” kata Arman.

Dikatakannya, kini pihaknya tengah berupaya berbenah. Mendorong para guru di SDN supaya lebih kreatif dan disiplin.

Dia mengatakan, “Kenapa sekolah swasta bisa lebih eksis dan anak-anaknya berprestasi. Hampir setiap kita adakan kejuaraan, yang menang sudah bisa di prediksi, kalau tidak Xaverius, Nurul Ilmi dan swasta lainnya,” ungkapnya.

“Persaingan kualitas yang dilakukan saat ini adalah membangkitkan tanggung jawab guru SDN, khususnya guru PNS, “Katanya.

“Jangan mengajar sekadar, harus ada tanggung jawab. Guru sertifikasi itu bisa dapat Rp.9-10 juta sebulan, namun gaji yang besar tidak diimbangi dengan tanggung jawab, disiplin dan kesungguhan,” sebutnya.

Untuk saat ini fasilitas guru untuk mengajar lebih mudah, tidak lagi perlu buat tulisan. Bisa download. “Yang penting paham IT,” ujarnya.

Lebih lanjut Arman menyebutkan, nanti guru-guru yang sekolahnya akan dihapus tersebut juga akan dilakukan pemindahan (merger). Bangunan SDN yang akan dihapus juga akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

“Bangunan sekolah itu nanti akan kita kembangkan menjadi Paud, atau kerjasama dengan pihak kelurahan untuk diberdayakan. Namun tidak bisa kita jadikan SMP, karena tempatnya agak pelosok,” imbuhnya.

Maria Maghdalena, Komisi IV DPRD Kota Jambi menanggapi hal tersebut, mengatakan, “Mengenai kualitas guru tentu menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, “Katanya.

“Harusnya lebih lagi dalam meningkatan kualitas dan kreatifitas para guru. Kedisiplinan, potensi guru,” katanya.

Artinya ia sebut, kita sama-sama memikirkan potensi guru. Apa yang harus dilakukan. Jangan mengejar sertifikasi saja, juga tanggung jawab dengan tugasnya.

“Harus bersama-sama, Dinas Pendidikan, pihak sekolah dan guru. Jangan hanya kejar sertifikasi saja, tugas tanggungjawab sebagai kewajiban harus diutamakan,” tandasnya

 

78 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.