Ditanya Proyek RTH Kadin PU Tata Ruang Provinsi Babel Masih Bungkam

  • Whatsapp

IMG-20170118-WA0016

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM-Ditanya mengenai proyek RTH PU Provinsi Bangka Belitung yang lagi ramai dipermasalahkan Amunisinews dan media media yang lain, Kepala Dinas PU Tata Ruang Provinsi Bangka Belitung Ir. Hasanudin masih bungkam.

Konfirmasi yang diajukan Amunisinews pada Rabu (25/1/2017) melalui pesan singkat tidak dijawab oleh Hasanudin. Kelihatannya Hasanudin enggan membicarakan tentang proyek RTH PU Provinsi Bangka Belitung yang dipermasalahkan media.

Keengganan Hasanudin menjawab konfirmasi tentang RTH ini apakah Hasanudin memang sengaja menghindar atau Hasanudin mau menyelamatkan kejelekan rekanannya yang mengerjakan proyek Asal Asalan.

Berdasarkan info yang didapat amunisinews, rekanan yang menang tender dan yang mengerjakan proyek RTH PU Provinsi Bangka Belitung itu diduga ada kaitannya dengan Kabid Cipta Karya PU Provinsi Bangka Belitung Kurniawan ST,

Masih menurut sumber tadi, disaat CV Alkomber mau mengontrak sebuah rumah di Pangkalpinang untuk kantor,  rumah yang mau dikontrak itu sudah ditawar dan sudah oke, tetapi selang beberapa hari kemudian CV Alkomber membatalkannya dengan alasan katanya Kurniawan Kabid Cipta Karya tidak setuju kalau berkantor di situ.,

” Kontrakan rumah saya batal pak, padahal orang dari CV Alkomber sudah oke tetapi kata mereka Kurniawan Kabid Cipta Karya yang tidak setuju berkantor disini,’ jelas Anto warga Pangkalpinang Selasa (24/1/2017)

Menyimak pengakuan Anto warga Pangkalpinang tadi, apa kaitannya Kurniawan Kabid CK dengan  CV Alkomber?

Gebrak Babel melalui Ketua Investigasi Ismail meminta kepada penegak hukum untuk menyelidiki proyek RTH Dinas PU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung walau masih dalam masa pemeliharaan, penegak hukum bisa masuk dari proses lelang,

“Kita minta kepada penegak hukum baik dari Tipikor Kepolisian atau dari Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung untuk menyelidiki proyek RTH PU Provinsi Bangka Belitung,  apakah ada indikasi kecurangan dalam proses lelang atau pemilik perusahaan yang dimenangkan ada kaitannya dengan orang dalam dilingkungan PU Tata Ruang Provinsi Bangka Belitung,”pinta Ismail Kamis (26/1/2017) di Pangkalpinang.

Telah diberitakan di amunisinews beberapa hari yang lalu, hasil dari pembangunan proyek proyek RTH tersebut masih amburadul. Beberapa item pekerjaan yang tidak selesai dikerjakan ditinggalkan begitu saja oleh pemborong, tampak dari samping beberapa pekerjaan dan material dibiarkan menumpuk di bagian fisik bangunan RTH yang tampak berhamburan. Belum lagi beberapa item pekerjaan dikerjakan Asal Asalan.

Penampakan tersebut terpantau oleh amunisinews pada Rabu pagi (17/1/2017) di lokasi proyek RTH PU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di komplek perkantoran Air Item Pangkalpinang Bangka Belitung.

Penampakan proyek RTH yang amburadul itu bertolak belakang dengan pengakuan PPK Irawan ST yang mengaku proyek RTH Komplek Perkantoran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  sudah selesai dikerjakan melalui pesan singkat kepada amunisinews pada Saptu (24/01/2017),

Waalaikum Salaam, kegiatan proyek RTH sudah selesai, mengingat masih dalam masa pemeliharaan kita minta rekanan untuk memperbaiki jika ada kerusakan dan pembersihan. Nama rekanan CV Alkomber Karya.Tks.Wass,” tulis Irawan.(heri)

 

Editor: hendra usmaya

 

Pos terkait