Dituding Lakukan Provokasi, Lurah Rawa Terate Pecat Bawahannya

  • Whatsapp

Oleh : Aston Darwin

JAKARTA,AMUNISINEWS.CO.ID – Miris memang derita yang dialami oleh saudara Abdul Hafiz.Lihat saja, ia yang sudah 3 tahun lamanya bekerja sebagai tukang sapu jalanan alias Penanganan Prasarana Sarana Umum ( PPSU) itu, sama sekali tidak menduga kalau dirinya dinyatakan telah diberhentikan oleh atasannya, tanpa pemberitahuan.
Ibarat petir disiang hari, informasi yang didapatkan itu, sontak membuat dirinya menjadi kelimpungan (bingung). Adapun pemecatan sepihak yang dilakukan oleh Lurah Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur terhadap salah seorang bawahannya, yakni Abdul Hafiz terjadi pada akhir bulan Mei 2018 yang lalu.

Menurut pengakuan dari Abdul Hafiz, sebelum pemecatan itu terjadi, memang sempat ada terjadi kesalapahaman (mis-kom,.red) antara dirinya dengan Lurah Rawa Terate, Chairussalam, SE.
Yang mana, pada saat itu dirinya menolak, perintah kerja dari Lurah.
Pasalnya, lokasi kerja yang diperintahkan oleh Lurah, bukanlah merupakan area/wilayahnya. Hanya karena alasan itulah, dirinya diberhentikan dari pekerjaannya. Hingga kini, dirinya merasa kesulitan untuk menafkahi anak dan istrinya. Bahkan saat Lebaran lalu, ia pernah meminta maaf atas kesalahannya kepada sang Lurah. Namun, Lurah tersebut, malah terkesan cuek sambil memainkan Hp nya. Karena merasa dicuekin, Abdul Hafiz akhirnya memilih untuk pergi.

Terkait dengan pemecatan sepihak itu, Lembaga Advokasi & Hak Azasi Manusia ( HAM) Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) beralamat di Jalan. Serdang Baru Raya, No.11, Rt.015/ 05, Kemayoran, Jakarta Pusat, pernah melayangkan surat Somasi/ Teguran, Dengan No.02/ SOM- 1/ VII/ LBH PAN- JP/ 2018, kepada Lurah Rawa Terate, Chairus Salam, SE. Namun, surat yang dilayangkan tersebut, malah terkesan tidak ditanggapi. Karena tidak mendapatkan respon (tanggapan).
Tim Lembaga Advokasi & Hak Azasi Manusia ( HAM) Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Amanat Nasional ( PAN), kembali melayangkan surat kepada Camat Cakung, Jakarta Timur, Pemkot Adm. Jakarta Timur hingga ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta.
Menurut informasi diterima oleh tim Amunisi dilapangan menyebutkan, terkait kasus pemecatan secara sepihak tersebut, pihak Lembaga Advokasi & Hak Azasi Manusia ( HAM),  Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) dari Partai Amanat Nasional ( PAN), sudah pernah melaporkan permasalahan tersebut kepada Camat Cakung, Jakarta Timur. Namun, jawaban dari Camat Cakung, Jakarta Timur, Alamsyah, selaku atasan dari Lurah Rawa Terate, malah terkesan tidak berani mengambil sikap/keputusan.
Lalu, ada misteri apakah, dibalik pemecatan sepihak yang dilakukan oleh Lurah Rawa Terate,  Chairul Salam, SE, terhadap bawahannya itu?  -Tidak perlu jauh- jauh, hanya 1 jawabannya. Yakni, hanya Tuhanlah yang tahu.

Ketika dikonfirmasi Jum’at 27 Juli 2018, pukul 11.30 Wib, seputar permasalahan pemecatan sepihak terhadap salah seorang  anggota  penyapu jalanan atau PPSU tersebut, Lurah Rawa Terate, Chairus Salam, SE, dengan gampangnya mengatakan,” Bahwa benar”, Ia telah melakukan pemecatan, terhadap salah seorang bawahannya.
Hal tersebut dilakukan karena Abdul Hafiz, dituduh telah berani memprovokasi anggota PPSU yang lain, luntuk tidak mematuhi perintahnya. Selain itu, saudara Abdul Hafiz, juga dituding telah melakukan provokasi, karena tugas bersih- bersih yang mereka lakukan, bukanlah merupakan wewenang sang Lurah. Selain itu, semua tugas yang diperintahkan kepada saudara Abdul Hafiz, dianggap sebagai ajang untuk memuluskan bisnis/proyek sang Lurah.

Bahkan, ia juga mengatakan, selama 3 tahun menjabat sebagai Lurah, ia sudah 3x melakukan pemecatan terhadap 3 kepala seksi, termasuk Kepala seksi Kependudukan.

Jika Kepala seksi PPSU, ibu Citra Paulin, tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, maka ia pun berhak melakukan pemecatan. Ucapnya dengan nada yang sombong.

Lurah Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Chairus Salam, SE juga  mengatakan, bahwa ia akan melaporkan saudara Abdul Hafiz kepada pihak yang berwajib. Ucapnya, kepada tim Amunisi

 

editor: maliki hd

 

 

 

 

Pos terkait