DPC AWI Minta Tipikor Polda Telisik Bebagai Proyek UBB Babel

  • Whatsapp
IMG-20170118-WA0011
Pagar UBB yang terbengkalai

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM–Tim tindak pidana korupsi (Tipikor) Polda Kepulauan Babel diminta turun untuk menelisik beberapa pekerjaan proyek yang dilaksanakan di Universitas Bangka Belitung (UBB) di Balunijuk Merawang Bangka.

Hal tersebut dikatakan Robi,ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia kabupaten Bangka, kepada wartawan  di sela sela kegiatan investigasi terhadap beberapa pekerjaan proyek di UBB, pada Senin (16/1/2017)siang di Balunijuk Merawang Bangka.

“Ada beberapa pekerjaan proyek di UBB ini yang menurut dugaan saya  bermasalah.Oleh karenanya kami bersama lembaga kami meminta pihak tipikor Polda Babel untuk turun memeriksa pekerjaan proyek proyek di UBB ini,” pintanya.

Menurutnya,beberapa  proyek pekerjaan tersebut antara lain, proyek pekerjaan pagar di sekeliling kampus Universitas Bangka Belitung selain tidak ada papan plang proyek , pengerjaannya pun belum rampung  hingga kini bahkan masih terus berjalan meskipun tahun anggaran sudah berganti.

“Proyek pagar itu pelaksanaan TA 2016 tapi hingga kini belum rampung bahkan pengerjaannya masih terus berlangsung. Mestinya pihak rekanan sudah dikenai sanksi atas keterlambatan pekerjaan tersebut berdasarkan PerPres Nomor 70 Tahun 2012, selain denda perhari, rekanan wajib di blaxklist,”ungkap Robi.

IMG-20170118-WA0010
Aspal jalan UBB

Selain proyek pengerjaan pagar, Robi juga menyoroti hasil pembangunan jalan yang dinilainya hasilnya kurang memuaskan.

Robi katakan, pihaknya atas nama masyarakat setempat mengaku sangat kecewa melihat realisasi pekerjaan proyek tersebut. Pekerjaan pengaspalan jalan hotmix dengan panjang lebih kurang sekitar 500 meter yang baru saja dikerjakan beberapa hari lalu itu, kondisinya sudah hancur-hancuran.

Di sepanjang badan jalan tersebut terlihat sebagian aspalnya ada yang sudah terkelupas. Selain itu, di badan jalan  terlihat ada yang sudah bergelombang dan bekas ban mobil. Ketebalan aspal pun terlihat sangat tipis dan kasar terlihat menonjol kerikil atau batu-batu kecil di atasnya.

Ia mengatakan, di bagian ujung jalan tersebut juga terlihat seperti bekas ditempel aspal lain di atasnya sehingga pekerjaan proyek tersebut tak ubahnya seperti pekerjaan tambal sulam bukan seperti pekerjaan pengaspalan jalan hotmix seperti biasanya. Ia menyatakan, pekerjaan proyek sangat tidak wajar sehingga mengecewakan masyarakat, sebab terkesan dikerjakan asal jadi.

“Kami memperkirakan jika seperti ini kondisinya maka badan jalan ini tidak akan bertahan lama.Padahal tidak sedikit uang rakyat yang digelontorkan untuk pembangunan jalan itu,”sesalnya.

Tidak hanya itu,Robi juga menyoroti pembangunan Landscape yang dibangun dengan dana 3 milyar lebih namun kenyataannya yang selesai hanya  gedung aulanya saja.

“Lihat itu hanya gedung aulanya saja yang selesai,sedangkan landscapnya berupa taman tamannya mana.Sementara pagu dananya mencapai 3 milyar lebih.Ada apa ini ,”pungkas Robi seraya menunjuk dua unit bangunan yang tidak berdinding.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan,Yudi Sapta yang disebut sebut selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada proyek yang ada di Universitas Bangka Belitung(UBB) dan Agus Hartoko(wakil rektor 2) selaku Kuasa Pengguna Anggaran memilih bungkam ketimbang menjawab konfirmasi wartawan media ini terkait pekerjaan beberapa proyek UBB yang diduga bermasalah..(heri)

Pos terkait