DPD Partai Garuda Babel Keluhkan Masih Ada Perbaikan DCS oleh KPU Babel

  • Whatsapp
Oleh Herman Saleh

PANGKALPINANG, BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID–Ketua DPD Partai Garuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hangga Oktafandany mengeluh lantaran sampai hari ini menurut Angga ( panggilan akrabnya) KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih terus menerus melayani perbaikan Daftar Calon Sementara ( Dcs) padahal untuk DCS tidak ada perbaikan lagi karena Dcs sudah ditetapkan,

“Kami berharap agar KPU tidak mengganggu konsentrasi Parpol dengan terus menerus meminta perbaikan dokumen sementara, DCS caleg saja sudah ditetapkan dan tinggal menunggu penetapan DCT,” ungkap Angga melalui pesan Whats App, Jum’at (14/9) kepada Amunisi News.

Menurut Angga, praktek itu sudah masuk katagori kecurangan yang dilakukan oleh KPU Provinsi Bangka Belitung dan itu sangat merugikan Parpol-parpol tertentu,

“Saya melihat masih ada praktek-praktek curang oleh KPU Prov.Babel dalam hal perbaikan dokumen caleg, misalnya sampai hari ini masih terjadi upload foto caleg, kan tahapan perbaikan sudah selesai dan clear. Jika KPU masih memberikan ruang perbaikan dapat dimungkinkan kecolongan perbaikan dokumen lainnya dan ini akan merugikan parpol tertentutertentu,” jelas Angga juga.

Dijelaskan Angga lagi, perbaikan dokumen setelah tahapan persiapan Dct merupakan tindakan ilegal dan ada sanksi pidana bagi yang melakukannya,

“perbaikan dokumen yang dilaksanakan pada tahapan persiapan DCT adalah tindakan ilegal oleh KPU, dan kami masih mengumpulkan alat bukti dan saksi untuk mengukur kemungkinan dapat tidaknya oknum KPU untuk dipenjara melalui sanksi pidana. Kami berharap mal prosedur KPU ini pintu masuk untuk mempidanakan mereka agar transparan dan jujur dalam mengelola pemilu,” tegasnya

Sementara Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dafitri mengaku memgenai Dcs sudah ditetapkan dan Dafitri juga membantah bahwa tidak ada KPU Babel meminta perbaikan dokumen, apalagi KPU Babel bekerja sesuai tahapan dan peraturan  KPU.

“Dcs sudah kita tetapkan,  dan tidak ada KPU Babel meminta perbaikan dokumen, dan kami bekerja tentunya sesuai dengan tahapan dan peraturan Komisi Pemilihan Umum”, tulisnya, Sabtu (15/9/2018) melalui pesan Whats App.

Berbeda dengan Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Irawan, Ketua Bawaslu jelaskan akan menelusuri dulu permasalahannya karena belum jelas.

“Waduh, saya belum bisa memberikan konfirmasi sekarang, kita telusuri dulu pak,” terangnya, Sabtu (15/9) melalui pesan Whats App

Pos terkait