DPO Pembunuh Sopir Taksi di Penginapan Tertangkap

  • Whatsapp
Polresta Sidoarjo ungkap kasus pembunuhan sopir taksi

Oleh : Yudi Nugroho/Tama

Polresta Sidoarjo ungkap kasus pembunuhan sopir taksi

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Pelaku kedua pembunuhan di Pondok Inap Shofwa (PIS) Sedati beberapa waktu lalu yang sempat buron berhasil diringkus polisi.Pelaku Imam (29), yang tidak lain adalah kakak kandung dari Masmudi ( tersangka pertama).Imam diringkus saat berada di kediamannya di Dusun Parenduan, Desa Batokaban, Bangkalan.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris Sabtu (6/10) mengatakan,baik tersangka pertama ( Masmudi.red ) ataupun yang kedua (Imam.red) cukup kooperatif saat ditangkap. Jadi tidak ada perlawanan, oleh keduanya jelas Muhammad Harris, di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Harris menguraikan , tersangka berhasil diringkus berkat kerjasama intens antara unit dari Polresta Sidoarjo dan anggota dari Polsek Sedati. Paska peristiwa pembunuhan terjadi, polisi langsung bergerak memburu tersangka.setelah diamankannya tersangka kedua. Dari pengakuan Imam, mulanya tersangka diminta oleh Masmudi untuk mengawasi ZP ( istri Masmudi ). ” Karena Masmudi sudah ada kecurigaan terhadap istrinya, ” ungkap Harris.

Mendengar permintaan adiknya, Imam langsung bergerak membuntuti ZP dengan mengendarai motor Yamaha Vixion nopol W 4745 QH . Ia mengikuti ZP sampai di lapangan Albratos. ” Ditempat itu ia melihat ZP masuk kedalam mobil ( mobil korban.red ).Setelah melihat kejadian itu, Imam langsung memberitahu adiknya. Mendengar kabar dari kakak keduanya itu, Masmudi langsung bergabung membututi istrinya bersama tersangka.Masmudi juga telah membawa dua bilah pisau saat berangkat.

Mendengar korban bersama ZP ternyata berhenti di PIS. Masmudi dan Imam juga ikut mendatangi lokasi penginapan yang ada di Jalan Raya Baypass

Juanda tersebut. ” Masmudi ke atas duluan, sementara Imam masih berada di bawah. Tidak lama setelah Masmudi naik keatas, Imam mendengar teriakan orang minta tolong. Imam pun langsung berlari ke atas menuju kamar korban.

Selanjutnya,Imam melihat adiknya (Masmudi.red) berkelahi dengan korban. Ia langsung membantu dan sempat membacok korban pakai pisau.

Kini Imam telah mendekam di tahanan Mapolresta Sidoarjo bersama adiknya. Ia juga harus meninggalkan istrinya yang dalam kondisi hamil 9 bulan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya.Selain mengamankan Imam, polisi juga menyita satu buah pisau dengan panjang 15 cm yang digunakan Imam untuk melukai korban sebagai barang bukti. Motor Yamaha Vixion milik Imam juga ikut disita,jelas Harris.

Menurut pengakuan Imam, ia membantu adiknya karena rasa kekeluargaan.Saya takut adik saya (Masmudi.red) dikeroyok, jadi saya bantu ,” aku Imam saat ditemui di Mapolresta Sidoarjo.

Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta juga menambahkan jika pihaknya akan terus berkordinasi dengan unit di Polresta Sidoarjo untuk

menuntaskan kasus tersebut. ” Berkas sudah ada di polres, tapi kami akan aktif membantu menuntaskan kasus yang terjadi di wilayah hukum kami,” imbuh Gusti

Pos terkait