Empat Poin Penting Pembangunan, Pada Musrenbang Kota Mojokerto

  • Whatsapp

Wakil Ketua DPRD ( kiri), Wakil Walikota (tengah) serta Kepala Bappeko (kanan) pada acara musrenbang.

Oleh Titin M
MOJOKERTO, AMUNISINEWS. CO. ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyelenggarakan Musygeh awarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2021 pada Rabu (8/4/2020).

Musrenbang tersebut menggunakan sarana teleconference yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wakil Walikota Mojokerto, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forkopimda, seluruh OPD, dan perwakilan masyarakat Kota Mojokerto.

Wakil Ketua DPRD Sonny Basoeki Rahardjo, S.H., M.H. mewakili DPRD Kota Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan salah satu tahapan dari penyusunan rencana pembangunan yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan perencanaan partisipatif.

“Dalam hal ini masyarakat dilibatkan dalam penyusunan perencanaan pembangunan melalui tokoh-tokoh masyarakat yang hadir dalam musrenbang,” jelasnya.

Lebih lanjut Sony menjelaskan, bahwa ada 4 poin penting agar menjadi perhatian Pemot Mojokerto dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2021. Dengan tema pembangunan, penguatan SDM masyarakat dan aparatur untuk daya saing ekonomi, ketahanan sosial dan birokrasi profesional.

Empat poin penting tersebut antara lain, pertama, Bidang Kesehatan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk penyelenggaraan pelayanan dasar kesehatan sudah cukup memadai. Hanya saja bagaimana memaksimalkan mutu pelayanan yang diberikan di puskesmas dan RSUD selalu diupayakan meningkat dari waktu ke waktu.

Kedua, Bidang Pendidikan yaitu Kota Mojokerto sudah bertahun-tahun melaksanakan program sekolah gratis, maka saatnya berbicara tentang mutu pendidikan. Diharapkan seluruh warga Kota Mojokerto dapat menikmati pendidikan yang bermutu dengan biaya yang semurah-murahnya.

“Pemot Mojokerto hendaknya lebih memperbanyak lagi diklat-diklat fungsional bagi aparaturnya, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih cepat, mudah, akurat dan memuaskan,” harap Sonny.

Ketiga, Bidang Kesejahteraan Rakyat artinya masyarakat yang sejahtera yang berkeadilan akan melahirkan ketahanan sosial yang tinggi.

Keempat, Bidang Infrastruktur yaitu Pembangunan infrastruktur yang harus dilaksanakan hendaknya adalah pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga permasalahan mendasar yang selalu dihadapi Kota Mojokerto seperti masalah banjir (genangan air) dari tahun ke tahun dapat semakin teratasi.

“Hendaknya pemerintah menaruh perhatian terhadap usulan-usulan yang disampaikan dalam musrenbang untuk dapat direalisasikan, tentunya sesuai dengan skala prioritas pembangunan serta kemampuan anggaran. Hal tersebut guna menjaga kepercayaan masyarakat atas keberlangsungan penyelenggaraan musrenbang itu sendiri di masa depan,” tegas Sonny. (ADV/TI2N)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *