Terkait Kasus Jalan PJN 23 Miliar, Tim Pidsus Kejati Babel Akan Periksa Lapangan

  • Whatsapp

Oleh Herman Saleh

PANGKALPINANG,BABEL,AMUNISINEWS.CO.ID– Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi atas pekerjaan pelebaran Jalan Nasional Petikan – Pilang ( Tanjungpandan ) kabupaten Belitung senilai Rp 23 milyar lebih TA 2016 silam, Dikabarkan besok.Rabu ( 23/10/2018 ) tim Tindak Pidana Khusus ( Pidsus ) Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Bangka Belitung ( Babel ) melakukan pemeriksaan langsung kelapangan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Belitung,  Rabu ( 24/10/2018 )

 

Dari informasi yang dihimpun wartawan tim Pidsus itu berjumlah kan 4 orang yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penuntutan ( Kasitut ) Frans,dan baru bertolak dari Bangka ke Belitung.hari ini Selasa ( 23/10/2018 )

Informasi keberangkatan dan pemeriksaan kelapangan dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum ( Kasi Penkum ) Kejati Babel Roy Arland melalui pesan elektronik WhatsApp group wartawan Kejati Babel akan tetapi tidak banyak penjelasan yang ditulis oleh Roy Arland hanya menulis “yap” saja

Diketahui sebelumnya pihak tim penyidik Pidsus Kejati Babel telah meminta keterangan serta bukti. – bukti dokumen terkait pekerjaan pelebaran jalan Petikan – Pilang ( Tanjungpandan ) kabupaten Belitung senilai Rp 23 milyar lebih

Saksi – saksi yang telah dimintai keterangan yakni Direktris PT Babelland inisial ET dan manajemen AMP JN selain itu pihak Kementrian PU Pelaksana Jalan Nasional ( PJN ) 2 kabupaten Belitung,inisial RT dan YR

Dari pengumpulan informasi wartawan dalam data LPSE pelelangan didapat bahwa PT Babelland adalah urutan nomor 5 sedangkan urutan 1,PT Tamitana penawaran Rp.20.890.415.000.00, urutan ke 2,Peduli Bangsa dengan penawaran Rp 21.055.289.000.00, urutan ke 3, PT Karya Mulia Nugraha penawaran Rp 22.981.798.000.00 dari urutan 4,PT Budi Bakti Prima dengan penawaran Rp 23.076.658.000.00 sedangkan urutan ke 5 PT Babelland dengan penawaran sebesar Rp 23.078.058.000.00.

Pos terkait