Esterlina Penderita Penyakit Gondok, Butuh Uluran Tangan

  • Whatsapp

Oleh Jecko Poetnaroeboen

LANGGUR, AMUNISINEWS.CO.ID – Esterlina Mehen (63) tahun, biasanya di sapa warga setempat dengan sebutan Lina yang berasal dari Ohoi / Desa Renfan, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, Seorang wanita paruh baya yang mata pencarian sehari – harinya sebagai seorang petani. Namun, menginap Penyakit Gondok yang dialaminya sudah 20 tahun. dan penyakit Lina Mehen semakin hari terlihat semakin membesar, Rabu (20/11/19).

Esterlina Mehen dan Suaminya saat ini berdomisili di Ibu Kota langgur, Rumah kediamannya tepat belakang Rumah Sakit Hati Kudus Langgur, Alamat Lingkungan Maria Mediatriks, Kelurahan Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.

Esterlina Mehen (63) tahun merupakan istri dari Yance Helokin (67) tahun yang bekerja sebagai Petani dan menghidupkan tiga (3) orang cucu dan satu orang Putra semata wayang yang merantau di Timika Papua yang hendak bekerja sebagai Pendulang Mas.

Menurut Esterlina Mehen, Kami keluarga sudah berusaha berulang kali untuk menghubungi Putra semata wayang yang bekerja sebagai Pendulang Mas di Papua Timika untuk membantu sedikit uang buat transportasi dan pengobatan saya namun Putaranya tidak pernah peduli dengan penyakit yang di derita oleh ibundanya.

Air mata bergelinang menyelimuti pasangan suami istri Esterlina – Yance dengan derita yang dialaminya saat ini apalah daya saya hanya bisa berbaring dan duduk menahan rasa sakitnya. Entah sampai kapan,…!?!

Selain itu, Esterlina berharap ada uluran tangan dari parah Dermawan yang berbaik Hati dan Peduli dengan Penyakit yang saya derita saat ini bisa langsung salurkan bantuannya lewat Bank BRI, No Rekening : 7158-01-019856-53-7 atas Nama Esterlina Mehen yang terterah dibawah ini.

Keluarga berharap kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar serius memperhatikan Rakyat Kecil. Kami butuh uluran tangan dari para Dermawan yang sekiranya dapat meringankan beban Penderitaan Esterlina Mehen.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *