Forkopimka dan Ratusan Warga Randegan Iringi Pemakaman Kades Pembangun Desa

Oleh Nugraha/Tama

Ratusan petakziah iringi kepergian kepala desa Randegan H.Muhammad Shodiq Kamis(4/10/2018)

SIDOARJO AMUNISINEWS.CO.ID – Isak tangis dan kesedihan mengiringi kepergian kepala desa, yang begitu peduli terhadap warga. Ratusan petakziah datang ke rumah duka keluarga H.Muhammad Shodiq, kepala desa Randegan Kecamatan Tanggulangin.

Para petakziah turut merasakan kepergian sosok pemimpin desa yang begitu perhatian kepada warga dan kemajuan seta pembangunan desa.Kepergian selamanya kepala desa meninggalkan haru yang mendalam bagi keluarga,handai taulan,dan warga desa Randegan terlihat saat jenazah disemayamkan di rumah duka desa Randegan RT4 RW1 kec.Tanggulangin Kamis (4/10/2018)siang.

Camat Tanggulangin Didik Widoyoko (Yoko)yang hadir bertakziah atas meninggalnya kepala desa Randegan mengatakan kepada wartawan Kamis(4/10/2018),pertama dia ucapkan rasa bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan semoga tetap diberi kesabaran dan ketabahan.

“Semua yang hidup akan kembali pada- Nya, maka sekiranya kita juga akan menyusul.Ini mengingatkan kita semua untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah kita dan hubungan sesama.Sekali lagi saya atas nama pribadi dan pemerintah kecamatan Tanggulangin Turut berbelasungkawakepada keluarga dan warga Randegan khususnya,” kata Camat.

“Saya yakin sosok H.Muh.Shodiq adalah pejuang desa yang sangat baik, yang selalu memperhatikan desa dan warganya dalam membangun desa (enggeh nopo mboten,”tanya Yoko  kepada para petakziah?..,serentak ratusan petakziah menjawab “Enggeh.,Semoga amal ibadah beliau mendapat Rahmat dan Hidayah dari Allah SWT,” jawab warga..

H.Muh.Shodiq adalah pemimpin yang dicintai warga dan seluruh rekan kerja sesama kepala desa semasa hidupnya.

Sementara mantan camat Tanggulangin Sentot Kunmardianto yang terlihat hadir kepada Amunisi mengatakan semasa dia menjabat di Tanggulangin,sosok H.Muhammad Shodiq adalah salah satu kepala desa yang sangat baik,dan benar-benar memperhatikan desa dan warganya dalam membangun desa.

“Semoga amal ibadah beliau mendapat Rahmat dan Hidayah dari Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ujar mantan camat Tanggulangin periode 2013 s/d 2016 tersebut di lokasi pemakaman.

Dalam tauziahnya di pemakaman kepala desa Randegan,H.Eko Asmanto guru mengaji di Masjid Baitul Muttaqin menyampaikan bahwa kematian

adalah sesuatu yang pasti,siapapun yang kehilangan dan mendapatkan ujian dihari ini,bahwa kematian bukanlah sesuatu yang harus kita takuti dan jauhi. “Tetapi kematiam adalah sesuatu yang pasti terjadi kepada  yang bernyawa akan merasakan dan menghampirinya,” ujar Eko.

‘’Adalah sesuatu yang menghancurkan kenikmatan yaitu kematian. Akan dihadapkan kepada Allah SWT terhadap apa yang telah kita lakukan.Mengingat sesuatu yang berhubungan dengan kematian kita haruslah mempersiapkan.Yakni tiga yang pertama, keluarga akan kembali menjadi ahli waris,harta akan kembali menjadi warisan dan amal kebaikan dan amal sholeh,” terangnya.

“Untuk itu marilah kita intropeksi diri untuk kedepannya.Hanya tiga perkara yang akan membantu yaitu shodaqoh jariyah semasa hidup, ilmu yang selalu dimanfaatkan,dan anak yang dilahirkan,atau yang selalu mendoakan dan mendatangkan permohonan maaf dengan doa,” ujar H.Eko Asmato yang juga sahabat,teman dan saudara Almarhum H.Muhammad Shodiq dalam mengaji.

‘’Kita renungkan dan rendahkan diri kita,mari kita mempersiapkan diri kita mudah-mudahan segala apapun yang terjadi memberi satu manfaat,satu faedah di kehidupan kita,Amin,” ujar Eko,

Salah satu warga desa  Lutfi yang juga seorang wartawan media terbitan Surabaya menyampaikan, dirinya mengenal sosok H.Muhammad Shodiq adalah seorang kepala desa yang peduli kepada warga yang kurang mampu.

Hal ini dipekuat dengan adanya putra,putri warga desa yang putus sekolah maupun ingin mengaji di TPQ yang ada dii desa.

“H.Muhammad Shodiq lah orang yang membiayai mereka,selain mungkin ada juga donatur lain yang ada di desa Randegan,”  pungkas Lutfi wartawan dari surat kabar Harian Duta Masyarakat tersebut.

70 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.