Forsab, Kawah Candradimuka bagi Kader Baru HIMAJA dan GMK

  • Whatsapp

Oleh, Hidayat

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID.-  Forsab adalah Kawah Candradimuka nya sebagai agenda kaderisasi bagi mahasiswa Himaja dan GMK berasal dari Kecamatan Kopo dan Jawilan sebagai persyaratan bergabung dalam organisasi tersebut.

Maka Himpunan Mahasiswa Jawilan (Himaja) dan Gerakan Mahasiswa Kopo (GMK) lakukan Forum Silaturahmi Anggota Baru (Forsab), acara bertempat di Cikal Adventure, Cikalumpang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Minggu (18/10/2020)

Acara yang dikemas dengan camping ini berjalan selama 3 hari mulai 16-18 Oktober. Turut hadir sejumlah senior Himaja dan GMK dari awal kepengurusan.
“Selamat bergabung di keluarga besar Himaja dan GMK,” Ungkap Lailan Faridah, Ketua Umum Himaja Periode 2020-2021.

Senada dengan itu, Andrian Ketua Umum GMK mengatakan bahwa kedua organisasi tersebut terlahir dari pemikiran yang sama tentang kepedulian mahasiswa terhadap tanah kelahirannya.
“Kami selalu beriringan termasuk dalam agenda pengkaderan, Himaja dan GMK terlahir dari pemikiran yang sama dan lekat akan historis antar Kecamatan Jawilan dan Kopo Kabupaten Serang,” Terangnya.

Ia pun menambahkan sekitar puluhan mahasiswa yang bergabung di angkatan 2020 terdiri dari mahasiswa yang berkuliah dari berbagai kampus dalam dan luar Banten.
“Himaja dan GMK adalah kekeluargaan, wadah pemersatu mahasiswa Jawilan dan Kopo tempat berlabuh tempat kembalinya mahasiswa asal Jawilan Kopo,” Tambah Andrian.

Sementara itu Dhimas Maulana Hadi selaku Dewan Pembina GMK yang setia hadir mengapresiasi kemasan pengkaderan kali ini.
“Melihat kemasan acara Forsab di Tahun 2020, saya sangat merasakan nuansa baru, panitia dan pengurus mampu mengemas acara dengan inovasi yang memberi warna baru pada agenda kaderisasi tersebut,” Ujarnya.

Ia pun melanjutkan bahwa Kader secara bahasa asalnya dari bahasa yunani, cadre Artinya bingkai.
“Kader secara istilah adalah orang yang dibina terus menerus. Jadi sebenarnya pengkaderan itu bukan eventual, tapi berkelanjutan. Maka dari itu saya berharap kepada kepengurusan jangan berhenti pada Forsab dalam pembinaan kader,” Tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *