Gelar Festival Budaya Lokal Di Bantaeng, Dinilai Kurang Beritika

oleh Supriyadi Awing

BANTAENG, AMUNISINEWS.CO.ID – Pemkab Bantaeng menggelar Festival Budaya, di Tribun  Pantai Seruni Kelurahan Pallantikan Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan Senin malam, 2/12/2019.

Disela sela kegiatan Festival Budaya, para penonton dan panitia terlihat antosias mengikuti iringan musik berjoget alias berdansa dihadapan masyarakat Bantaeng.

Hal ini dibuktikan yang gegerkan Netizen marak beredar dimedsos sebuah Vidio baik difacebook maupun di WA, sekitar pukul 20:32 wita.

Nampak video terlihat beberapa penari mengenakan pakaian adat berjoget bebas layaknya penari klub. Budaya yang fokus pada budaya lokal itu diisi dengan dentuman suara keras memekikkan telinga.

Video berdurasi 4:27 menit itu jelas menjadi bukti jika Festival Budaya dimaksud terbilang menyimpang dari maksud, tujuan apalagi target yang ingin dicapai.

Kadis Pariwisata Kabupaten Bantaeng H. Subhan, melalui selulernya rabu 3/12/2019, mengatakan sangat disayangkan kegiatan Festival Budaya, menghiasi yang tidak sesuai yang diharapkan, itu tidak semestinya mempertontongkan gaya gaya yang dinilai kurang beritika. Kata H. Subhan.

“Kegiatan Festival Budaya kemarin saya ada di Makassar, itu kegiatannya Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan. Kata Subhan lewat selulernya.

“Semoga kedepan tidak berulang lagi, mereka sudah mendapat teguran.” Ungkap Subhan.

Ironisnya lagi, salah seorang perempuan bernama Titi yang diduga Panitia mengecam Video Siaran Langsung yang dipublish di akun  Facebook Ambae Exe. Titi sempat melontarkan kata tidak mencirikan budaya lokal yang memuat kata “Kurang Ajar”.

Ambae Exe di hadapan media ini di warkop Noval, rabu 3/12/2019, mengatakan benar saya yang ada di tempat kegiatan menyiarkan secara langsung difacebook. Kata Ambae Exe di hadapan rekan wartawan.

(Supriadi awing).

.

48 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.