Giat Cipta Kondisi Polres Serang Jajaran Reskrim, Narkoba dan Sabhara

Oleh, Tim/T.Umry

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID –  Mengantisipasi kenakalan remaja pada malam Minggu, Kepolisian Resor Serang Kota bersama Jajaran Reskrim, Narkoba dan Sabhara menyisir sejumlah titik rawan dibilangan Kota Serang dan sekitar, Sabtu  (13/07/2019).

TimGab Polres Serang, saat geledah satu lokasi pada penjaja miras.

Sasaran pertama tertuju pada warung jamu penjual miras di Simpang Warung Pojok, Kota Serang, Banten. Dari hasil penggeledahan petugas menemukan puluhan botol miras berbagai merk yang tak berijin jual.

“Berdasarkan laporan warga, warung jamu tersebut kerap melayani pemuda yang membeli miras,  saat kita geledah benar saja ditemukan sebanyak 6 dus miras berbagai merk dan kita amankan ke Mapolres Serang Kota,” kata Kasat Polair Polres Serang Kota AKP Entang Cahyadi selaku Permira Pengawas.

Kegiatan Cipta Kondusif yang melibatkan Reserse Kriminal, Narkoba dan Sabhara ini, dilanjutkan ke jalan raya Syekh Nawawi, KP3B, Curug, Kota Serang yang kerap dijadikan arena balap liar.

“Kita sisir tempat balap liar, dan kita satroni agar tidak ada remaja yang menggelar balap liar dan mengganggu kenyamanan lalu-lintas,” tambah AKP Entang.

Sosok yang pernah menjabat Kapolsek Kasemen ini juga mengatakan jika dalam kegiatan Cipkon tersebut anggota Polres Serang Kota juga menggeledah pengunjung tempat Karaoke di Hotel Grand Krakatau, Pakupatan, Kota Serang.

“Semua kita geledah, antisipasi adanya narkoba atau benda membahayakan lainnya, namun hingga selesai kegiatan ini kita tidak menemukan narkoba dan senjata membahayakan, hanya 6 dus miras dan 2 kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat bukti kepemilikan,” terangnya.

 

107 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.