Gila, PBB di Belitung Naik 300 %

  • Whatsapp

Oleh Sudijanto

BILITUNG, AMUNISINEWS.CO.ID,-Koordinator Komite Reformasi wilayah Belitung, H. Soehadie Hasan melayangkan surat laporan ke Kejaksaan Agung terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Belitung yang naik hingga 300%.

Pihak yang dilaporkan adalah oknum Aparatur Sipil Negara( ASN), Iskandar Pedro S.H. M.M, yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Pemerintah Kabupaten Belitung.

Laporan dilakukan setelah Komite Reformasi mendapat pengaduan dan keluhan dari masyarakat.

soal kenaikan PBB yang dinilai tak masuk akal serta tidak ada sosialisasi dan dinilai sepihak, tanpa mendasar. Para wajib pajakjuga sulit meminta penjelasan terkait kenaikan yang terkesan terlalu dipaksakan.

“Karena itu, selaku koordinator Komite Reformasi wilayah Belitung, kami melayangkan surat laporan ke Kejaksaan Agung terkait masalah ini,”tegas H Soehadie Hasan kepada Amunisi,Minggu (15/3).

Masyarakat Belitung khususnya wajib pajak PBB, merasa resah terkait kenaikan PBB hingga 300 % yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pajak tanpa memberikan sosialisasi dan solusi untuk wajib pajak.

Disinyalir kenaikan PBB hingga 300 % demi mencapai target Upah Pungut (UP) dan penentuan tarifnya tidak berdasarkan NJOP tapi lebih bersifat nilai individu.

Karena itu, saat ini masyarakat resah, khususnya yang masih aktif usaha, juga akan menghambat pihak yang ingin berinvestasi di Belitung.

Sumber yang tak ingin disebut namanya saat dihubungi Amunisi, mengatakan  dirinya sudah 6 kali ke kantor Dispenda tujuan untuk mengurus keberatan yang kenaikan PBB hingga 300%, melalui staff kantor tidak diizinkan bertemu Kepala Kantor selaku pengambil kebijakan.

” Kalau mau ketemu Iskandar Pedro kepala kantor harus pakai surat resmi,” jelas wajip pajak menirukan penyampaian staff kantor Pengelolaan Pajak dan Retribusi Kabupaten Belitung.

Pos terkait