Hadir di Tengah Rakornas Pemerintahan Desa, Jokowi Doakan Korban Bom

  • Whatsapp
Presiden Joko Widodo menhimbau tidak ada lagi unjuk rasa. (Gambar : liputan6.com/Istimewa)
Oleh Tim
Presiden Joko Widodo

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID -Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir di tenngah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Pusat dan Daerah Tahun 2018 di Kemayoran, Senin (14/5).

Rakor diikuti oleh para aparatur sipil negara (ASN) kepala dinas dari provinsi, kabupaten/kota serta kepala desa terbaik dari masing-masing kabupaten/kota.

Presiden hadir didampingi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan Mendagri Tjahjo Kumolo, serta pejabat lainnya.

Jokowi sempat berkeliling untuk menyalami para peserta rakornas, yang menyambutnya dengan antusias dan mengabadikan melalui ponsel.

Tema rakor ‘Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa dan Penguatan Padat Karya Tunai dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan’ itu

sedianya dihadiri sebagai narasumber yakni Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani , Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Direktur BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.

 

Dalam kesempatan itu Presiden Joko Widodo ajak 7.000 kepala desa terpilih dari seluruh Indonesai mendoakan para korban bom bunuh diri di Surabaya. Kades yang hadir saat itu sekitar 1.700 yang terbaik dari yang terpilih.

“Mari kita luang kan waktu sejenak, kita doakan semoga yang meninggal diberikan tempat yang terbaik dan yang terluka diberikan kesembuhan,” ujar Jokowi

Suasana kemudian menjadi hening, ketika persiden memimpin doa.

Jokowi menyebutkan aksi teror di Surabaya merupakan perbuatan yang biadab dan di luar batas kemanusiaan tindakan terorisme di tiga Gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

“Aksi teror itu membuat jatuhnya korban warga sipil, kepolian dan anak-anak yang tidak berdosa,” kata Jokowi.

 

Pos terkait