Heboh, Aktivis Perempuan buat Hoax di Republik Ini

  • Whatsapp
KH As'ad saat ditemui awak amunisi Budi Setiawan di Tebet Jakarta

Oleh : Budi Setiawan

KH As’ad Said Ali saat ditemui awak amunisi Budi Setiawan di Tebet Jakarta

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Republik ini telah di guncang dengan kehebohan salasatu aktivis Ratna Sarumpaet yang selalu bersuara lantang yang telah membuat kebohongan dan membuat kabar Hoax.

As’ad Said Ali mantan WaBin, dan mantan wakil PBNU, mengatakan, hoax bisa berpotensi memecah belah bangsa. Sebab, masyarakat secara tidak sadar menelan informasi yang salah. Imbas dari itu, lahir dua kelompok yang pro dan kontra saling menghujat. Membela kepentingannya masing-masing sesuai informasi yang mereka terima.

“Dalam kasus Ratna, kita bisa lihat bagaimana tajamnya perang kata-kata di media sosial (medsos). Dua kubu ada yang membela dan ada yang menghujat Ratna, saling beradu argumen pada sesuatu yang akhirnya sama-sama salah. Ini menjadi pembelajaran penting bagi demokrasi di Tanah Air,” ucap KH. As’ad Said Ali, Selasa, (9/10/18), paparnya pada Rekan-rekan jurnalis, dikawasan Tebet, Jakarta-Selatan.

Medsos mestinya digunakan para pendukung Pilpres untuk menyebarkan gagasan dan ide besar mengenai bangsa ini, bukan untuk menyerang antar  individu. Para pengguna medsos harus cerdas dalam menggunakan medsos. Sehingga bisa selektif dalam memilah berita.

As’ad Said Ali mengatakan, pasca reformasi kebebasan berpendapat mendapat ruang yang luas. sehingga ruang itu banyak digunakan dengan bebas tanpa tanggung- jawab dan lepas dari nilai-nilai Pancasila.

Masyarakat harus lebih berhati-hati  lagi dalam menerima setiap informasi. Terlebih di era sekarang, arus informasi begitu dahsyat dengan kehadiran media digital.

Kebohongan Ratna Sarumpaet atas rekayasa kasus penganiayaan berbuntut panjang. Dan membuat kegaduhan dalam kancah per-politikan nasional.

Namun selalu ada hikmah di balik setiap kejadian seperti kebohongan Ratna Sarimpaet baru-baru ini.

Pelajaran penting dari hoax Ratna Sarumpeat, mulai saat ini, masyarakat harus berhati-hati dalam menerima informasi dan harus di crosschek lebih dahulu kebenaranya, sebelum menyebarkan kepada orang lain yang akan banyak membawa keburukan terhadap perkembangan demokrasi di tanah air.

Bagi  para  elite, tokoh, dan figur publik. Karena apa yang mereka katakan, lakukan, akan berpengaruh terhadap masyarakat luas. Maka dari itu, penting untuk dipahami bersikap tenang dan tak terlalu reaktif. Tapi selektif serta melakukan klarifikasi secara komprehensif.

Dengan kejadian ini, kini Ratna Sarumpait sudah ditetapkan sebagai Tersangka oleh pihak kepolisian.guna mempertangung jawabkan atas perbuatannya yang telah memberikan kebohobgan atas kejadian pengeroyokan dirinya.

 

 

Pos terkait